Representasi Budaya Sumatera Selatan dalam Film Pendek “Lenget”
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v8i1.13542Abstract
Tujuan penelitian ini yaitu meneliti dan mendeskripsikan nilai budaya yang direpresentasikan dalam film “Lenget”. “Lenget” merupakan sebuah film pendek berbahasa Melayu Palembang yang diproduksi oleh Komunitas Layar Taman dan dirilis pada tahun 2021. Sumber data dalam penelitian ini adalah film “Lenget” dengan data yang digunakan berupa potongan gambar dari adegan atau scene dalam film tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan penulis yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce yang membagi tanda berdasarkan symbol, object, dan interpretant yang dikenal sebagai segitiga triadik. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan menggunakan pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce maka ditemukan empat data yang merepresentasikan nilai budaya dalam film “Lenget”. Film “Lenget” merepresentasikan budaya pakaian adat, penggunaan bahasa, bentuk rumah yang masuk ke dalam kategori sistem bahasa, kesenian, dan juga organisasi sosial. Temuan tersebut dapat dilihat dalam analisis penelitian yang sudah dilakukan.
Kata kunci: Semiotika, Budaya, Representasi, Film
References
Ardianto, Elvinaro dkk. (2009). Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Barthes, R. (1983). Mythologies. New York: Hill & Wang.
Barthes, R. (1986.) Elements of Semiology. Translated from the French by Annette Lavers and Colin Smith. New York: HILL and WANG.
Bogdan, R. C. and Taylors K.B. (1992). Qualitative Researtch for Education An Introduction to Theory and Methods. Boston: Ally and Ba con Inc.
Chandler, D. (2007). Semiotics the Basic. Taylor & Francis e-Library.
Eco, U. (1986). A Theory of Semiotics. Indiana University Press
Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices (Vol. 2). Sage.
Inrasari, D. (2015). Representasi Nilai Budaya Minangkabau dalam Film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”(Analisis Semiotika Film). Makasar: Universitas Islam Negeri Alaudin.
Koentjaraningrat, P. (1983). Pengantar llmu Antropologi, PT. Aksara Baru, Jakarta.
Murdiati, E. (2015). Antropologi Budaya. Palembang: Noer Fikri Offset.
Pratista, H. (2017). Memahami Film-Edisi 2. Montase press.
Puspitasari, D. R. (2021). Nilai Sosial Budaya Dalam Film Tilik (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce). SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi, 15(1).
Rahardjo, D. (2016). Representasi Budaya Populer dalam Film “Slank Nggak Ada Matinya” Karya Fajar Bustomi. Ejournal Ilmu Komun, 4(3), 344 – 358
Sariya, S. (2021). Analisis Semiotika Representasi Budaya Dalam Film Dokumenter Cerita Budaya Desaku Paya Dedep. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik [JIMSIPOL], 1(4).
Setiadi, E. M. (2017). Ilmu sosial & budaya dasar. Kencana.
Sobur, A. (2001). Analisis teks media: suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik dan analisis framing. Remaja Rosdakarya
Sobur, A. (2001). Analisis teks media: suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik dan analisis framing. Remaja Rosdakarya
Tazakka, M. S., Dewa, R. P., & Putro, A. A. R. (2020). Representasi Nilai-Nilai Budaya Jawa Pada Film (Studi Semiotika Representasi Nilai-Nilai Budaya Jawa Pada Film “Mantan Manten” Karya Farishad Latjuba). Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(4), 161-177.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).