AKTIVITAS NIGHT OWL (BUDAYA NGALONG) OJEK ONLINE DI MAKASSAR: STUDI KASUS PERUBAHAN PERILAKU AKTIVITAS KERJA DRIVER ONLINE PASCA PANDEMI
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i4.13539Abstract
Berkembangnya aplikasi transportasi seperti Grab dan Gojek pada awal 2017 dan disusul oleh Maxim setelahnya, ternyata banyak membawa perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya masyarakat, khalayak secara umum dapat bepergian ke mana-mana dan memesan berbagai makanan secara online dan ternyata keuntungan maksimal juga dapat dinikmati oleh orang-orang yang mendaftarkan dirinya sebagai mitra Grab atau Gojek atau dengan istilah populernya driver Ojol (Ojek Online). Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan perubahan perilaku aktivitas kerja sosial pada pekerja transportasi online sebelum dan setelah covid 19 di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik dan Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui metode purposive sampling. Penelitian ini menemukan bahwa pekerja early bird adalah istilah yang melekat terhadap mitra driver yang beroperasi pada pagi hingga sore hari, secara umum mitra ini berkonsentrasi atau fokus menunggu dan mencari pesanan pada pagi hingga sore hari sebelum diberlakukannya social distancing. Pekerja ngalong atau night owl merupakan istilah lazim yang sering disematkan kepada individu yang melakukan banyak aktivitas pada malam hari (begadang). Mitra atau driver yang beroperasi dan bekerja pada malam hari diistilahkan oleh komunitas sesama driver dengan istilah ngalong. Perubahan budaya atau perilaku pola kerja ini marak dikalangan driver atau mitra, di mana hal ini muncul sebagai akibat dari menurunnya jumlah pesanan akibat terbatasnya aktivitas karena pembatasan sosial atau social distancing pada masa Covid-19 yang melanda Indonesia dan Kota Makassar pada khususnya.
References
Alfaruk, M. H. (2017). Pengaruh Pemanfaatan Sosial Media, Motivasi Dan Pengetahuan Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Ekonomi Di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, 4(2), 164. https://doi.org/10.26740/jepk.v4n2.p164- 172
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Huberman, M., & Miles, MB (2002). Pendamping peneliti kualitatif. Sage.
Kinseng, R. A. 2021. “COVID-19 and Social Change in Indonesia.” International Journal of Innovation, CreativiT and Change.15(2):159–174.
Linton,R . 1952. Latar Belakang Budaya Kepribadian. London : Routledge
Mukhtar. 2013. Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi (GP Press Group)
Rahmansyah, W., R. A. Qadri, Sakti RTSRA, and S. Ikhsan. 2020. “Pemetaan Permasalahan Penyaluran Bantuan Sosial Untuk Penanganan COVID-19 Di Indonesia.” Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara2(1):90–102.
Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Skinner, B. F. Science And Human Behavior. Simon And Schuster, 1965.
Sumanto. 1996. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset.
Yuliana. 2020. “Corona Virus Disease (COVID-19); Sebuah Tinjauan Literatur.” Wellness and Healthy Magazine2(1):187–92.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).