Fakta Sosial dan Solidaritas Sosial dalam Novel KKN di Desa Penari Karya SimpleMan: Kajian Sosiologi Sastra
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v9i2.12278Keywords:
fakta sosial, novel KKN di Desa Penari, solidaritas sosial, sosiologi sastraAbstract
Andi Nur Azizah Handayani. 2023. "Penelitian ini berfokus pada analisis gejala-gejala sosial yang terdapat dalam novel KKN di Desa Penari karya SimpleMan (2019) dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Novel KKN di Desa Penari tidak sekadar novel horor, sebab perhatian di dalamnya juga memuat kelompok sosial di desa terpelosok Jawa yang memiliki rangkaian aspek sosial yang berbeda, seperti sistem kemasyarakatan, keyakinan, adat istiadat, serta lainnya. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fakta sosial dan solidaritas sosial di dalam novel KKN di Desa Penari Karya SimpleMan menggunakan teori Sosiologi Sastra Durkheim.Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Data berupa kutipan kalimat, sumber data yang digunakan yaitu novel KKN di Desa Penari karya SimpleMan. Teknik pengumpulan data ialah teknik pustaka. Teknik analisis terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini akan menggunakan teori sosiologi sastra (fakta sosial dan solidaritas sosial Emile Durkheim).Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beragam fenomena sosial yang terjadi dalam kelompok sosial di Desa Penari terhadap kumpulan mahasiswa mengacu pada ciri-ciri masyarakat yang memiliki kekuatan sosial. Temuan fakta sosial dalam kelompok sosial di Desa Penari tersebut terbagi menjadi fakta sosial material dan nonmaterial. Fakta sosial material mengacu pada bentuk fisik, sedangkan nonmaterial terdiri dari moralitas, representasi kolektif, kesadaran kolektif, arus sosial, serta pikiran kelompok. Solidaritas sosial yang terdapat dalam kelompok sosial di Desa Penari yaitu solidaritas mekanik. Hal ini mengacu pada beragam tindakan sosial yang dilakukan oleh kelompok di Desa Penari memenuhi karakteristik sebagai masyarakat solidaritas mekanik, yakni pedesaan, kesadaran kolektif kuat, pola normatif, pembagian kerja rendah, konsensus kelompok, sistem penghukuman, produk pengalaman bersama, serta kolektivitas kelompok yang erat."Downloads
Additional Files
Published
2025-04-30
Issue
Section
Articles
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).