Gaya Bahasa Ironi Pada Akun Youtube Tekotok: Kajian Stilistika
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v8i3.12210Keywords:
akun YouTube Tekotok, gaya bahasa ironi, stilistikaAbstract
Penggunaan bahasa pada masyarakat dapat menghasilkan fenomena kebahasaan yang beragam. Salah satu fenomena kebahasaan yang muncul di masyarakat adalah penggunaan gaya bahasa sindiran yang memengaruhi berbagai media sosial termasuk YouTube. Tekotok merupakan salah satu akun YouTube yang menggunakan gaya bahasa sindiran yaitu gaya bahasa ironi dalam dialognya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna dan fungsi dari gaya bahasa ironi yang terdapat di akun YouTube Tekotok.Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan pada akun YouTube Tekotok. Sumber data dalam penelitian ini yaitu akun YouTube Tekotok. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat dan transkripsi. Analisis data menggunakan metode padan referensial dengan teknik pilah unsur penentu. Teknik pilah yang digunakan daya pilah pembeda referensial, penyajian data dan penarikan simpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis gaya bahasa ironi yaitu ironi verbal, dramatik, dan situasi dalam akun YouTube Tekotok. Gaya bahasa ironi tersebut kemudian dimaknai dengan teori konteks dan memiliki fungsi untuk meninggikan selera, meyakinkan atau memengaruhi penyimak atau pembaca, menciptakan perasaan tertentu pada penonton, dan memperkuat efek gagasan. Gaya bahasa ironi dalam akun YouTube Tekotok digunakan untuk menyampaikan keresahan kreator untuk mengkritik permasalahan yang terjadi di Indonesia.References
Al Ma’ruf, Ali Imran. 2009. Stilistika: Teori, Metode, dan Aplikasi Pengkajian Estetika Bahasa. Solo: Cakra Books.
Darma, Budi. 2019. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Halliday dan Hasan. 1992. Bahasa, Konteks, dan Teks: Aspek-Aspek Bahasa dalam Pandangan Semiotik Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mubarok, Ahmad dan Eka Yusriansyah. 2023. Ekspresi Verbal Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman Terhadap Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya. Vol 6, No 4, Hlm 1633-1644.
Nurgiyantoro, Burhan. 2018. Stilistika. Gadjah Mada University Press.
Rohman, Julian Nur. 2017. Situs Youtube Sebagai Media Pemenuhan Kebutuhan Informasi: Sebuah Survei Terhadap Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro Angkatan 2013-2015. Jurnal Ilmu Perpustakaan. Vol 6, No 1. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/23037.
Sari, Norma Atika dan Ian Wahyuni. 2021. Stile Dominan Untuk Capaian Estetik Kajian Stilistika Lirik Lagu Grup Musik Fourtwnty. CaLLs: Journal of Culture, Arts, Literature and Linguistics. Vol 7, No 2, Hlm 210.
Setiyaningsih, Ika. 2019. Ragam Gaya Bahasa. Bantul: PT Penerbit Intan Pariwara.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).