Gangguan Berbicara Gagap Pada Remaja AR Studi Kasus: Kajian Psikolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v9i1.11786Keywords:
gagap, gangguan berbicara, psikolinguistik, remajaAbstract
Kemampuan berbicara remaja yang mengalami gangguan berbicara gagap mengakibatkan sulitnya mengekspresikan pikirannya melalui tuturan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk bahasa remaja penderita gangguan berbicara gagap dan faktor penyebabnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan berupa studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa kata, frasa, klausa dan kalimat. Sumber data berasal dari tuturan remaja AR di Kota Sangatta yang memiliki gangguan berbicara gagap dan informan yang merupakan orang terdekatnya. Pengumpulan data diperoleh dari hasil teknik simak libat cakap, teknik dasar sadap, rekam, dan wawancara. Teknik analisisnya terdiri dari 4 tahap yakni tahap transkripsi, reduksi, identifikasi bentuk bahasa dan faktor penyebabnya serta penarikan simpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan beberapa bentuk bahasa yang diperoleh dari tuturan remaja AR, yakni bentuk pengulangan berupa bunyi, suku kata, kata, dan frasa. Kemudian perpanjangan berupa penyebutan bunyi huruf, penyisipan/penambahan, penjedaan serta berbicara yang berbelit. Adapun faktor yang menjadi penyebab remaja AR mengalami gangguan berbicara gagap terdiri dari faktor psikologis berupa penyesuaian terhadap lingkungan baru sehingga menyebabkan ketegangan dan kecemasan serta faktor sosiologis berupa lingkungan. Demikian dapat diketahui faktor penyebab gagap remaja AR lebih banyak disebabkan karena faktor psikologis, sehingga dapat disimpulkan bahwa jenis gagap yang diderita adalah gagap sementara atau ringan.
References
Alfiana, Rizki dkk. 2020. “Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini” dalam jurnal Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id (diunduh 9 April 2023).
Azizah, Septi Nur. 2019. “Tuturan Ilokusi Dalam Wacana Pidato Kampanye Prabowo Subianto Pada Pemilu 2019” Skripsi Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang. Tidak Diterbitkan.
Cahyono, Bambang Yudi. 1995. Kristal-Kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.
Coleman, James C & Broen, William E. Jr. 1973. Abnormal Psychology And Moderen Life. DJ: Mendidik.
Chaer, Abdul. 2009. Psikolinguistik: Kajian Teoritik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Dardjowidjojo, Soenjono. 2012. Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Daulay, Irma Khoirot dkk. 2021. “Pengaruh Gangguan Berbahasa Gagap Dalam Komunikasi Pada Wanita Usia 16 Tahun” dalam jurnal Bahasa Indonesia Prima, Vol.3, No.2 (2021). http://jurnal.unprimdn.ac.id (diunduh 6 Juni 2022).
Depdiknas. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Eka. 2010. Perkembangan Anak Gagap. Sumatera Utara: UISU.
Hurlock, Elizabeth B. 1997. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Lanier, Wendy. 2010. Speech Disorder (diseases and disorder). United States of America: Gale Cengage Learning.
Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: UI Press.
Mubarok, Ahmad dkk. 2020. “Latah: A Clinical Linguistic Review” dalam LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal, Vol. 10, No. 1 (2020). https://jurnal.uin-antasari.ac.id (diunduh pada 18 Mei 2023).
RI, Kemenkes. “Kategori Kelompok Usia Remaja”. Kemenkes RI. (diakses pada 23 Mei 2023).
Saragih, Asri Darmayanti. 2018. “Analisis Anak Yang Mengalami Gangguan Kelancaran Berbicara (Gagap)” Skripsi Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Tidak Diterbitkan.
Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum Dalam Lintasan Sejarah. Bandung: Pustaka
Setia.
WHO. "Adolescent health." WHO. https://www.who.int/health-topics/adolescent-healthh (diakses pada 23 Mei 2023).
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).