Hierarki Kebutuhan Tokoh Utama dalam Novel Represi Karya Fakhrisina Amalia: Kajian Psikologi Sastra Abraham Maslow
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v7i4.11104Keywords:
Abraham Maslow, hierarki kebutuhan manusia, novel Represi, psikologi sastraAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel Represi (2018). Hierarki kebutuhan merupakan susunan kebutuhan bertingkat yang tersusun berdasarkan kebutuhan terendah hingga tertinggi. Tujuan penelitian ini ialah untuk: (1) mendeskripsikan fakta cerita dalam novel Represi karya Fakhrisina Amalia; (2) mendeskripsikan hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel Represi karya Fakhrisina Amalia. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan ialah kata, frasa, kalimat, dan wacana yang terdapat dalam novel Represi, sumber datanya ialah novel Represi karya Fakhrisina Amalia. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik baca dan catat serta teknik analisis data, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori pendukung yang digunakan ialah teori fakta cerita Robert Stanton dan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Hasil dari penelitian ini, tokoh utama dalam novel Represi ialah Anna. Novel ini menggunakan alur campuran, latar tempat yang digunakan ialah Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis hierarki kebutuhan pada tokoh utama, Anna memiliki lima kebutuhan manusia seperti dalam teori hierarki kebutuhan, yakni (1) kebutuhan fisiologis dipenuhi melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi serta beristirahat yang cukup; (2) kebutuhan rasa aman melalui kepedulian orang tua dan sahabat-sahabatnya; (3) kebutuhan rasa cinta dan rasa memiliki dari Saka yang mencintainya; (4) kebutuhan harga diri dari pujian yang diberikan oleh Nabila saat sesi konsultasi serta; (5) kebutuhan aktualisasi diri dengan menerima masalah dan meyakini adanya pilihan hidup. Dengan terpenuhinya kelima hierarki kebutuhan tersebut maka Anna telah mencapai aktualisasi diri continued freshness of appreciation atau mensyukuri segala hal yang terjadi dalam hidupnya.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).