Metafora penyembuhan dalam mantra Sembur Meruo ritual Besambur masyarakat Paser
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v11i0.22669Keywords:
Masyarakat Paser, ritual besambur, semantikAbstract
Ritual besambur dalam masyarakat Paser merupakan salah satu bentuk pengobatan tradisional yang mengandalkan kata, bunyi, dan simbolisme budaya dalam proses penyembuhan bentuk pengobatan tradisional. Pengobatan ini mengandalkan matra sebagai medium penyembuhan spiritual. Dalam banyak tradisi lisan, mantra memiliki strutuktur linguistik khas, penuh dengan metafora, simbol, dan konotasi sakral. Kajian linguistik terhadap matra besambur dapat mengungkapkan: 1) Bagaimana bahasa membangun makna penyembuhan. 2) Bagaimana metafora digunakan untuk memahami penyakit dan proses penyembuhan. 3) Bagaimana hubungan makna mantra dan efektivitas ritual dalam konteks sosial budaya masyarakat Paser.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semantik dan studi etnografi. Analisis semantik digunakan untuk mendekonstruksi makna bahasa dalam mantra ritual besambur terutama pada penggunaan metafora sebagai pola bahasa simbolik penyembuhan. Data diperoleh dari observasi partisipasif saat pelaksanaan ritual besambu, wawancara serta dokumentasi rekaman mantra. Pendekatan etnografi digunakan sebagai pemahaman holistic terhadap konteks sosial budaya masyarakat Paser, yang jadi landasan pemaknaan dan praktik ritual.
References
Austin, J. L. (1962). How to do things with words. Oxford University Press.
Croft, W., & Cruse, D. A. (2004). Cognitive Linguistics. Cambridge University Press.
Danandjaja, J. (1991). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. Cambridge University Press.
Halliday, M. A. K., & Matthiessen, C. (2014). Halliday’s introduction to functional grammar (4th ed.). Routledge.
Hymes, D. (1974). Foundations in Sociolinguistics: An ethnographic approach. University of Pennsylvania Press.
Koentjaraningrat. (1985). Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.
Lakoff, G., & Johnson, M. (2003). Metaphors we live by. The University of Chicago Press.
Langacker, R. W. (1987). Foundations of cognitive grammar: Theoretical prerequisites (Vol. 1). Stanford University Press.
Leech, G. N. (1981). Semantics: The study of meaning (2nd ed.). Penguin.
Lyons, J. (1995). Linguistic semantics: An introduction. Cambridge University Press.
Mahmud, R., & Taufik, A. (2023). Bahasa ritual dan keseimbangan ekologis dalam pengobatan Bugis Makassar. Jurnal Linguistik dan Budaya Nusantara, 11(2), 77–95.
Nugroho, B. (2021). Struktur linguistik dan pengetahuan lokal dalam pengobatan tradisional Kalimantan. Jurnal Etnolinguistika Indonesia, 9(1), 12–28.
Prier, K. E. (2004). Kata dan Doa dalam Ritual Tradisional Indonesia. Kanisius.
Rahmawati, N. (2018). Makna mantra dalam ritual pengobatan tradisional masyarakat Jawa. Jurnal Bahasa dan Budaya Nusantara, 5(2), 145–158.
Sari, D., & Nugraha, I. (2020). Bahasa dan Simbol dalam Ritual Penyembuhan di Bali. Jurnal Kajian Budaya dan Bahasa, 8(1), 33–45.
Sulastri, K., Wirata, I. G. N., & Astuti, P. (2022). Resonansi Spiritual dalam Mantra Penyembuhan Bali. Jurnal Kajian Budaya, 14(3), 201–217.
Suryadi, I., & Rahmawati, T. (2020). Performatif bahasa dan kekuatan kolektif dalam mantra penyembuhan Jawa. Jurnal Bahasa dan Tradisi, 8(1), 45–59.
Tambiah, S. J. (1968). The role of performative utterances in ritual. Man, 3(2), 208–231. https://doi.org/10.2307/2799827
Wulandari, R. (2019). Metafora alam dalam mantra pengobatan Dayak Benuaq di Kutai Barat. Jurnal Tradisi dan Bahasa, 5(2), 110–125.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
