Analisis semantis verba bermakna "Jatuh" dalam bahasa Banjar
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v11i0.22648Abstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan komponen makna yang terdapat pada verba ‘jatuh’ dalam bahasa Banjar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dan teknik catat. Data yang dikumpulkan berupa verba bermakna ‘jatuh’ dalam bahasa Banjar yang diperoleh dari Kamus Bahasa Banjar-Indonesia. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode analisis komponensial dan disajikan menggunakan metode formal berupa identifikasi komponen makna ke dalam matriks dan metode informal untuk menguraikan komponen makna ke dalam kata-kata secara deskriptif. Dari hasil penelitian, ditemukan empat belas verba bermakna ‘jatuh’ dalam bahasa Banjar. Verba-verba tersebut kemudian diklasifikasikan berdasarkan lokasi jatuhnya, yakni jatuh ke permukaan air dan jatuh ke permukaan yang keras. Verba ‘jatuh’ ke permukaan air, yaitu cabur, calubuk, dan camplung. Sementara itu, verba ‘jatuh’ ke permukaan yang keras, yaitu barusuk, dangsar, hantak, jungkang, kipay, lingsir, pulanting, rabah, runtuh, sarudup, dan sumbalit.
References
Arrasyid, N. D. (2022). Analisis komponensial verba tiba bahasa Jawa. Deskripsi Bahasa, 5(1), 33–43. https://doi.org/10.22146/db.v5i1.5755
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Keenam).
Candrawati, N. L. K., et al. (2002). Medan makna rasa dalam bahasa Bali. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.
Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A. (2013). Pengantar semantik bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Hapip, A. D. (2017). Kamus bahasa Banjar-Indonesia. Banjarmasin: CV Rahmat Hafiz Al Mubaraq.
Hilmi, H. S., Panjaitan, I. P., Wahyuni, S., & Ahmadi, A. (2022). Medan makna “jatuh” dalam bahasa Sasak dialek Ngeno-Ngene. Sirok Bastra, 10(2), 151–162.
Leech, G. (2003). Semantik. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Parisna, L., Sukamto, & Wartiningsih, A. (2018). Medan makna verba jatuh bahasa Dayak Pandu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(8), 5–18.
Maemunah, E. (2017). Makna kosakata “jatuh” dalam bahasa Sunda dan bahasa Jawa. Aksara, 29(2), 239–252.
Mubarok, A. (2023). Adverbial sarana dalam bahasa Banjar Kuala.
Muhimah, F. (2022). Medan makna verba “jatuh” dalam bahasa Jawa dialek Banyumas. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS), 199–211. https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks
Putri, I. L., Putri, D. E., & Sepni, R. N. (2019). Struktur semantis verba “jatuh” dalam bahasa Jepang subtipe terjadi-bergerak: Kajian metabahasa semantik alami. 言葉ジャーナル Jurnal Kotoba, 7(1).
Ririn, Setyadi, & Amin. (2012). Relasi semantis kata-kata bermakna dasar “jatuh” dalam bahasa Indonesia. Suluk Indo, 1(2), 1–9.
Wijana, I. D. P. (2014). Berkenalan dengan linguistik. Yogyakarta: A.com Advertising.
Wijana, I. D. P. (2019). Pengantar semantik bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
