ANALISIS PEMASARAN PISANG KEPOK DI DESA BUMI SEJAHTERA KECAMATAN KALIORANG KABUPATEN KUTAI TIMUR (Marketing Analysis of Kepok Banana in Bumi Sejahtera Village, Kaliorang Subregency, East Kutai Regency)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jakp.4.2.2021.5255.75-86Keywords:
Efficiency, margin, kepok banana, profit, share.Abstract
Marketing is all activities related to the delivery of products or services from producer to consumer. Kepok banana is one of the most cultivated variety of banana because of the high of price and demand. The purposes of this research were to find out the marketing channel, marketing costs, margin, share, profit, and marketing efficiency of kepok banana. This research was conducted in Bumi Sejahtera Village, Kaliorang Subregency, East Kutai Regency from April to July 2020. The determination of banana farmer samples used simple random sampling with the number of respondents as many as 31 respondents and the determination of samples of marketing institutions used snowball sampling method with the number of respondents as many as 21 respondents. The results of research showed that there were 3 marketing channels of kepok banana namely levels channel of 2, 3, and 4. The marketing costs of 2, 3, and 4 channels were IDR1,441.35 comb-1; IDR1,521.53 comb-1; and IDR1,811.11 comb-1, respectively. The marketing margin of 2, 3, and 4 channels were IDR7,062.50 comb-1; IDR7,175.00 comb-1; and IDR7,500.00 comb-1, respectively. The marketing profit of 2, 3, and 4 channels were IDR5,651.20 comb-1; IDR5,653.47 comb-1; and IDR5,688.89 comb-1 , respectively. The marketing share of 2, 3, and 4 channels were 45.67%; 43.72%; and 42.31%, respectively. Marketing channels of kepok banana in Bumi Sejahtera Village are efficient because the efficiency value was < 50%.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. 2019a. Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan Indonesia 2018. BPS Indonesia, Jakarta.
BPS Indonesia. 2019b. Statistik Indonesia 2019. BPS Indonesia, Jakarta.
BPS Kabupaten Kutai Timur (Kutim). 2019a. Kabupaten Kutai Timur dalam Angka 2019. BPS Kutim, Sanggata.
BPS Kutim. 2019b. Kecamatan Kaliorang dalam Angka 2019. BPS Kutim, Sanggata.
Bukhari. 2020. Analisis pemasaran beras di Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara. Studi kasus di Desa Sumber Sari dan Sri Raharja. Skripsi. Universitas Mulawarman, Samarinda.
Direktorat Jenderal Hortikultura Republik Indonesia (Ditjen Hortikultura RI). 2016. Rencana Strategis Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian 2015-2019. Revisi. Ditjen Hortikultura RI, Jakarta.
Kotler P. 2005. Manajemen Pemasaran. Indeks, Jakarta.
Suyanti, Ahmad S. 2011. Pisang, Budidaya, Pengolahan, dan Prospek Pasar. Penebar Swadaya, Jakarta.
Panjaitan MG. 2017. Analisis pemasaran pisang barangan (Musa paradisiaca sapientum L.) Studi kasus di Desa Lau Rakit Kecamatan Stm Hilir Kabupaten Deli Serdang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.
Permadi R. 2017. Analisis efisiensi pemasaran pisang kepok di Kabupaten Seruyan. UNES Journal of Agricultural Scienties 1(1): 120-128.
Perwitasari. 2011. Analisis pemasaran pisang agung semeru (Studi kasus di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang). Skripsi. Universitas Brawijaya, Malang.
Rosmawati H. 2011. Analisis efisiensi pemasaran pisang produksi petani di Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu. Agronobis 3(5): 1-9.
Rozalina, Akbar A. 2016. Analisis pemasaran pisang (Musa paradisiaca L.) di Kota Langsa. Jurnal Penelitian Agrisamudra 4(1): 42-50.
Soekartawi. 2016. Agribisnis. Teori dan Aplikasinya. RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Swastha B, Sukotjo I. 2020. Pengantar Ilmu Ekonomi Perusahaan Modern. Pionir Group, Bandung.
Ulan AO, Jumiati E. 2018. Analisis efisiensi pemasaran pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica) di Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan. Jurnal Borneo Humaniora 1(1): 41-52.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
[EN]
Unless otherwise stated, articles published in the Journal of Agribusiness and Agricultural Communication (JAKP) are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial use, provided that:
- Appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in JAKP
- A link to the applicable Creative Commons license is provided
- Any changes made to the original work are clearly indicated
- Any adapted or derivative work is distributed under the same or a compatible license
The copyright of the published work remains with the author(s), while JAKP retains the right of first publication.
Full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
[ID]
Kecuali dinyatakan lain, artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (JAKP) dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengadaptasi, memodifikasi, mengembangkan, dan menggunakan kembali materi yang telah diterbitkan untuk berbagai tujuan, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa:
- Atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis dan publikasi asli di JAKP
- Tautan menuju lisensi Creative Commons yang berlaku dicantumkan
- Setiap perubahan terhadap karya asli dinyatakan secara jelas
- Setiap karya adaptasi atau turunan didistribusikan menggunakan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel
Hak cipta atas karya yang diterbitkan tetap berada pada penulis, sedangkan JAKP memperoleh hak publikasi pertama.
Ketentuan lengkap lisensi tersedia di:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/