Gambaran Pengetahuan Keluarga tentang Pencegahan Penularan Penyakit TB Paru di Puskesmas Temindung Samarinda

Ayu Azhari, Mayusef Sukmana

Abstract


Latar belakang: Tuberkulosis paru (TB paru) adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan melalui droplet dari tenggorokan dan paru-paru orang dengan penyakit pernapasan aktif (WHO, 2016). Kasus tuberculosis pada tahun 2016 sebanyak 351.893, meningkat bila dibandingkan semua kasus tuberkulosis yang ditemukan pada tahun 2015 yang sebesar 330.729 kasus. Studi pendahuluan telah dilakukan di Puskesmas Temindung Samarinda diperoleh informasi dari 10 orang keluarga penderita TB Paru yang diwawancari tentang  pencegahan penularan penyakit TB Paru diperoleh 7 keluarga penderita (70%) diantaranya belum mengetahui tentang pencegahan penularan penyakit TB paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan keluarga tentang pencegahan penularan penyakit TB Paru.

Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling.

Hasil: Pengetahuan Keluarga tentang Pencegahan Penularan Penyakit TB Paru yaitu sebanyak (46,6%) responden memiliki pengetahuan yang kurang mengenai etika batuk, (56,6%) responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang modifikasi lingkungan bagi pasien TB Paru, (36,6%) responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang pemeriksaan pada keluarga pasien TB Paru. Kesimpulan: Pengetahuan keluarga tentang pencegahan penularan penyakit TB Paru kategori cukup memahami bahkan kurang jika dilihat dari tiga sub variabel yang diteliti. Keluarga diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang pencegahan penularan penyakit TB Paru dan mengaplikasikannya.

Kata Kunci: Pengetahuan, Keluarga, TB

Full Text:

PDF

References


Achmadi, U.F. (2013). Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Amin dan Bahar. (2009). Buku Ajar Ilmu penyakit Dalam, Ed 5. Jakarta: FKUI

Alsagaff. (2006). Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Paru. Surabaya: Airlangga University. http://digilib.esaunggul.ac.id/public.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian, Edisi Revisi IV. Jakarta: Rineka Cipta.

Brooks, et al. (1996). Mikrobiologi Kedokteran Jawetz, Melnick. Jakarta: EGC. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Danim. (2002). Menjadi Peneliti kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Kemenkes RI. (2016). Penyakit Tuberculosis Paru. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle.pdf. Diakses pada tanggal 2 November 2017.

Departemen Kesehatan RI. (2008). Profil Kesehatan Indonesia. http://www.depkes.go.id.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Dinkes Kota Samarinda. (2016). Data pasien TB Paru di Samarinda tahun 2016.

Evelyn, CP. (2009). Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta. Gramedia.

Friedman. (2010). Anatomi Fisiologi. Jakarta: EGC. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk.pdf. Diakses pada tanggal 3 November 2017.

Guyton, A.C dan Hall J.E. (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta: EGC.

Herchline, T.E. (2013). Tuberculosis. http://emedicine.medscape.com. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Hidayat. (2007). Riset keperawatan dan tehnik penulisan ilmiah. Jakarta: Salemba Medika.

Indriana, Tivany. (2013). Gambaran Pengetahuan Pasien tentang Penularan TB Paru.

https://www.google.co.id/search.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Jeong, Y.J. (2008). Pulmonary Tuberculosis. http://www.ajronline.org/doi/full.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Kemenkes RI. (2016). Penyakit Tuberculosis Paru. http://www.depkes.go.id/2016- TB.pdf. Diakses pada tanggal 2 November 2017.

Kurnia. (2008). Anatomi fisiologi manusia.Bandung: Yrama Widya.

https://adriautami.wordpress.com/referensi.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Kus, Irianto. (2008). Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia untuk Paramedis. Bandung: Yrama. https://adriautami.wordpress.com/referensi.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017

Masrin. (2008). Tuberkulosis Paru. https://unimus.ac.id/download.php.id.pdf. Diakses 2 November 2017.

Notoadmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam dan Effendy. F. (2008). Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pedoman Nasional Penanggulangan TB.(2014). http://www.spiritia.or.id/dokumen/pedoman-tbnasional2014.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Profil Kesehatan Indonesia 2016. http://www.depkes.go.id/Profil-Kesehatan Indonesia-2016.pdf. diakses pada tanggal 4 November 2017.

Profil Kesehatan Kalimantan Timur tahun. (2015). Data Pasien TB Paru diIndonesia. http://www.depkes.go.id/resources/download/profil.pdf. Diakses pada tanggal 5

November 2017.

Purnama, Gilang. (2015). Jurnal Penelitian tentang Pencegahan Penularan TB paru.https://www.google.co.id.pdf. Diakses pada tanggal 9 November 2017.

Putra, A.K. (2010). Kejadian Tuberkulosis Pada Anggota Keluarga Yang Tinggal Serumah dengan Penderita TB Paru BTA Positif. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/38271/Reference.pdf?se quence=2. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Saryono. (2008). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jogjakarta: Mitra Cendikia.

Setiadi. (2008). Konsep & keperawatan keluarga. Yogyakarta: Graha ilmu.

Setiawati, D. (2008). Proses Pembelajaran Dalam Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Trans Info Media.

Setyowati, Sri. (2008). Asuhan Keperawatan Keluarga. Jogjakarta: Mitra cendikia.

Sherwood, L. (2014). Fisiologi manusia : dari sel ke sistem. Edisi 8. Jakarta: EGC. http://repository.maranatha.edu/17075/9/1210069_References.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Sugiyono. (2007). Statistik untuk Penelitian. Bandung: ALFABETA.

Sukana. (2008). Hubungan antara pengetahuan dan sikap keluarga tentang penularan TB Paru. http://www.depkes.go.id/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Syaifuddin. (2011). Anatomi fisiologi Untuk siswa perawat, Edisi 2. Jakarta: EGC. http://eprints.ums.ac.id/32248/10/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf. Diakses pada tanggal 4 November 2017.

Utomo, Prayogo. (2007). Apresiasi Penyakit Pengobatan Secara Tradisional dan Modern. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Wawan. (2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia.Yogyakarta: Nuha Medika.

WHO. (2016). Global Tuberculosis Report. https://www.google.co.id/search.pdf. diakses pada tanggal 2 November 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i2.3632

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

 https://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Google-Scholar.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Garuda.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Ios.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Base.png