Pengaruh Fisioterapi Dada Terhadap Penurunan Resistensi Saluran Nafas Nonelastik dalam Asuhan Keperawatan Pasien PPOK di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda

Sholichin Sholichin

Abstract


Latar Belakang: Resistensi saluran nafas  nonelastik merupakan resistensi terhadap aliran udara dalam saluran nafas pada pasien PPOK yang dikarenakan adanya mukus yang berlebihan di saluran napas. Salah satu cara memperbaiki resistensi saluran nafas  nonelastik pada pasien PPOK adalah fisioterapi dada. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya perbedaan penurunan resistensi saluran nafas nonelastik sebelum dan sesudah fisioterapi dada, adanya perbedaan penurunan resistensi saluran nafas nonelastik antara kelompok yang melakukan fisioterapi dada dan yang tidak melakukan fisioterapi dada, serta variabel yang paling dominan mempengaruhi penurunan resistensi saluran nafas nonelastik sesudah fisioterapi dada. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatan desain randomized control group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 42 responden dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil: Penelitian ini menyimpulkan bahwa resistensi saluran nafas nonelastik lebih baik sesudah diberikan fisioterapi dada pada kelompok intervensi (p=0.000, =0,05), resistensi saluran nafas nonelastik lebih baik pada kelompok intervensi daripada kelompok control pada hari kelima (p=0.000, =0,05). Kesimpulan: penelitian ini adalah fisioterapi dada dapat menurunkan resistensi saluran nafas nonelastik. Penelitian ini merekomendasikan fisioterapi dada dapat menjadi salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan pasien PPOK.

Kata kunci : fisioterapi dada, resistensi saluran nafas nonelastik, PPOK.

Full Text:

PDF

References


Azwar, & Prihartono, J. (2003). Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Batam : Binarupa Akara.

Black, J. M, & Hawks, J. H. (2005). Medical Surgical Nursing : Clinical Management for Positive Outcomes. Missouri : Elsevier Saunders.

Doenges, M.E, et al. (2000). Nursing Care Plans. Guidelines For planning and Documenting Patient care. (Kariasa, Sumarwati, Penerjemah). Philadelphia : F.A.Davis Company.

Hastono, S.P. (2001). Analisa Data. Jakarta : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Hudak, C.M., & Gallo, B.M. (1997). Critical Care Nursing : A Holistik Approach. (Monica E.D, Made K, Made S, Efi A, Penerjemah). Philadelphia : J.B. Lippincott Company. (Sumber asli diterbitkan 1994).

Lubis, (2005), http://library.usu.ac.id/ download /fk/anak-helmi2.pdf, diperoleh tanggal 12 Februari 2007.

Price, S.A., & Wilson, L.M. (1995). Pathophysiology. Clinical Concepts Of Disease Processes. (Anugerah, Penerjemah). Mosby Year Book, Inc. (sumber asli diterbitkan 1992).




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v1i2.3630

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

 https://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Google-Scholar.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Garuda.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Ios.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Base.png