MANTRA PADA TRADISI MINUMAN PENGASIH DALAM PERNIKAHAN SUKU DAYAK BELUSU: KAJIAN FOLKLOR

Jenny Sulistriani, Mursalim Mursalim, Dahri Dahlan

Abstract


The formulation of the problem in this study are (1) what is the form of the mantra in the tradition of the Dayak Belusu wedding Minuman Pengasih? (2) what is the function of the mantra contained in the tradition of the Dayak Belusu tribe wedding Minuman Pengasih? The research objectives were (1) to describe the form of the mantra in the tradition of the Dayak Belusu Minuman Pengasih  (2) to describe the function of the mantra contained in the tradition of the Dayak Belusu wedding Minuman Pengasih. The type of research used in this research is field research with a qualitative descriptive approach. The data used in this research is the mantra on the tradition of minuman pengasih in the Dayak Belusu tribal marriage, while the data sources in this study were obtained from informants. Data collection techniques used in this study include: observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used in the research used qualitative analysis techniques, namely: (1) data collection, (2) data transcript, (3) transliteration, (4) drawing conclusions. The results of the analysis of the form of the mantra in the tradition of loving drink in Belusu tribal weddings are a form of prayer to the spirits of the ancestors and the function of the mantra to keep things away from bad things, so that the Belusu community events run smoothly and remain harmonious.


Keywords


Form; Function; Minuman Pengasih; Dayak Belusu

Full Text:

PDF

References


Dwija, Sapthadi. 2012. “Mantra Adalah”. http://sastra-sekura.blogspot.com (diakses pada tanggal 18 september 2019).

Danandjaja, James.1997. Folklor Indonesia Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Endraswara, Suwardi. 2009. Metodologi Penelitian Folklor. Yogyakarta: Media Pressindo

Hermawan. 2017. Menurut bogdan dan taylor mendefinisi dan metodologi. Kualitatif. http://eprints.umm.ac.id/35187/4/jiptummpp-gdl-feryhermaw-47916-4-babiii.-x.pdf (diakses pada tanggal 18 september 2019).

http://eprints.walisongo.ac.id/1069/4/061211004 Definisi Konseptual_BAB3.pdf (diaksespadatanggal 18 september 2019).

Hamidi. 2004. Metode Dokumentasi. https://repository.umy.ac.id (diakses 5 mei 2019)

http://repository.fkip.unja.ac.id/file?i=82TTNnau3HzLA9WtBNpgFh_-p8-uaPG02nwr5MNPrH8 (diakses pada tanggal 18 september 2019)

http://tanatidungkab.go.id/pustaka/467_RKPD%20KTT%202019.pdf (diakses pada tanggal 22 februari 2020).

Ismah Munawarah. 2016. Analisis Bentuk Dan Fungsi Mantra Pemikat Hati Suku Banjar Di Samarinda: (Skripsi). Universitas Mulawarman. Samarinda.

Ibrahim, Lazarus. 2015. Analisis Makna Tradisi Upacara Adat Lepa Ajau Masyarakat Suku Daya Kenyah di Pampang Samarinda (Skripsi). Universitas Mulawarman Samarinda

Junaedi,Uned. 2010. Materi Penting Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Ciamis: Mekar Mandiri.

http://jasonwalkerpanggabean.blogspot.com/2013/09/makalah-puisi-lama_26.html (diaksespadatanggal 10 maret 2019).

Mariani, Usna. 2016. Tawar Pengasih Suku Kutai Muara Muntai: Ditinjau Dari Bentuk Mantra (Skripsi). Universitas Mulawarman. Samarinda.

Mastikah. 2016. Analisis Tawar Dari Suku Kutai Di Desa Muara Kedang Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat: Di tinjau Dari Bentuk Mantra (Skripsi). Universitas Mulawarman. Samarinda

.

Moleong. 2005. Pendekatan Deskriptif Kualitatif. https://eprints.uny.ac.id (diakses pada tanggal 28 maret 2019).

Natalia Kristiani. 2012. Mantra Dalam Upacara Adat Belian Sentiyu Suku Dayak Tunjung Di Kutai Barat: Kajian Bentuk Dan Fungsi Mantra (Skripsi). Universitas Mulawarman. Samarinda.

Nurjamilah, Siti Ai. 2015.“Mantra Pengasih Telaah Struktur, Konteks Penuturan, Fungsi, dan Proses Pewarisannya” (Skripsi). Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Ramadhani, Alfian Rokhmansyah, Dahri Dahlan. 2020. “Pandangan Dunia Tragis Dalam Novel Pacarku Wanita Kuyang Karya Dewi Nina Kirana” dalam Madah, Vol. 11, No. 1, hlm. 81-96.

Riyono, Ahdi. 2009. “Mantra kedudukan dan Fungsi Mantra”. http://googleweblight.com (diakses pada tanggal 18 september 2019).

Syaini. 2018. “EKSISTENSI UPACARA “ULUN ONDOT” PADA MASYARAKAT ADAT SUKU BULUSU“ Studi Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara”. https://www.researchgate.net › publication › 330447416 (diakses padatanggal 19 september 2019).

Sugiyono.2013.Metodepenelitian.http://eprints.ums.ac.id/34000/8/BAB%20III.pdf (diakses 19 maret 2019).

Salman Ananda Anugrah Budi, Syaiful Arifin, dan Dahri Dahlan. 2019. “Tradisi Sunatan Anak Perempuan Suku Makassar di Balikpapan: Kajian Folklor”. Jurnal Ilmu Budaya Vol 3, No 1, Januari 2019.http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB/article/view/1776 (diakses 23 februari 2020)

Syuhada, Akhmad Murtadlo, Alfian Rokhmansyah. 2018. “Nilai Dalam Cerita Rakyat Suku Dayak Tunjung Tulur Aji Jangkat Di Kutai Barat: Kajian Folklor” dalam Ilmu Budaya, Vol. 2, No. 2, hlm. 188-195. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB/article/download/1093/991




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v5i1.4629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jenny Sulistriani, Mursalim, Dahri Dahlan

Redaksi Jurnal Ilmu Budaya

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Email: jurnalcalls@fib.unmul.ac.id
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JBSSB 
Phone: +6287786318599

 

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.