Evaluasi Morfometrik dan Umur Kawin Pertama Kambing Peranakan Ettawa Betina di Kota Samarinda

Authors

  • Rizky Zein Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Samarinda.
  • Surya Nur Rahmatullah Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Samarinda.

DOI:

https://doi.org/10.30872/jpltrop.v3i2.6866

Abstract

Kambing Peranakan Ettawa (PE) termasuk keragaman hayati Indonesia penghasil daging dan susu. Penelitian bertujuan mengetahui kesesuaian bobot badan (BB) dari hubungan morfometrik Tinggi Bahu (TB), Panjang Badan (PB) dan Lingkar Dada (LD) kambing PE di Kota Samarinda menurut SNI, dan rata-rata umur kawin pertama. Penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria peternak memiliki populasi kambing PE, umur antara 8-12 bulan. Sampel sasaran 44 ekor kambing betina, parameter yang diukur meliputi bobot badan, tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, dan umur kawin pertama. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana, untuk mengetahui koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Perfoma reproduksi kambing perah PE berada pada umur kawin pertama 10,23±0,60 bulan (333 hari), bobot badan dan morfometrik 8-12 bulan, memiliki keeratan tinggi di bandingkan morfometrik antara bobot badan dan panjang badan berdasarkan koefisien korelasi R= 0,618, serta koefisien determinasi R2= 0,382. Analisis menunjukkan persentase kambing PE betina 81,82% sesuai SNI 7352.1: 2015, sebesar 81,82%.

Kata kunci: Kambing peranakan ettawa betina; morfometrik; reproduksi

Downloads

Published

2022-06-24