Potensi Pengembangan Ternak Ruminansia Berdasarkan Ketersediaan Hijauan Pakan di Kabupaten Penajam Paser Utara
DOI:
https://doi.org/10.30872/txycg782Abstract
Pakan merupakan faktor terpenting yang mendukung kelancaran pada suatu usaha peternakan 60 –70% biaya produksi usaha peternakan berasal dari pengadaan pakan. Penunjang pengembangan usaha ternak ruminansia di Kabupaten Penajam Paser Utara perlu dilakukan analisis potensi pakan hijauan ternak dan kapasitas jumlah ternak yang terdapat di Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi pakan hijauan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki populasi ternak sebanyak 15.494,625 dari total ST. Potensi sumber pakan hijauan berdasarkan hasil sisa pertanian dengan jumlah keseluruhan 604,59 BK tahun -1 sumber daya hijauan dengan total keseluruhan adalah 87.992,19 BK tahun -1 . Wilayah dasar pengembangan ternak ruminansia di Kabupaten Penajam Paser Utara berdasarkan perhitungan (KPPTR) kapasitas populasi peningkatan ternak ruminansia dan analisis (LQ) Locotion Quotient wilayah yang berpotensi dalam pengembangan ternak ruminansia adalah Babulu, Penajam dan Sepaku.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cahya Shinta Septiyani, Taufan Purwokusumaning Daru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/ptk/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
