Studi Resiliensi Pada Mahasiswi Penyintas Kekerasan

Muhammad Ghiffari, Muhammad Ali Adriansyah

Abstract


This study looked at how survivors are able to become resilience after experiencing violence, based on the traits they display. Four female survivors were selected using a random sampling method, which was based on criteria determined using the screening method. This type of research is qualitative, using phenomenological analysis. The data collection method used is an interview using semi-directed interview techniques that are in accordance with the interview guidelines compiled by the researcher and developed during the interview. The data analysis techniques used are preparing data, reading the entire data, coding data, applying the results of data coding to the topic to be analyzed, presenting the topic in the form of a narrative, and interpreting the data. In the results of research on the subject of female students survivors of violence, with the results of the subject having the ability to regulate self-emotions including the subject of regulating emotions, the ability to control impulses including subjects who are able to control desires, the ability to optimism includes positive thinking in their situation, the ability to find out the source of the problem includes subjects who are able to know the cause of the incident, the ability to self-efficacy includes the desire in the subject to complete  the problem is, empathy ability includes subjects who feel what others feel, and achievement abilities include subjects who are able to achieve what they want and overcome fears in their lives.

 

Penelitian ini melihat bagaimana survivor mampu menjadi resiliensi setelah mengalami kekerasan, berdasarkan sifat-sifat yang mereka tampilkan. Empat perempuan penyintas dipilih menggunakan metode random sampling, yang didasarkan pada kriteria yang ditentukan menggunakan metode skrining. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan menggunakan analisis fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan menggunakan teknik wawancara semi terarah yang sesuai dengan pedoman wawancara yang disusun oleh peneliti dan dikembangkan selama wawancara.Teknik analisis data yang digunakan adalah menyiapkan data, membaca seluruh data, mengkodekan data, menerapkan hasil pengkodean data pada topik yang akan dianalisis, menyajikan topik dalam bentuk narasi, dan menginterpretasikan data. Pada hasil penelitian pada subjek mahasiswi penyintas kekerasan, dengan hasil subjek memiliki kemampuan regulasi emosi diri meliputi subjek mengatur emosi, kemampuan pengendalian impuls meliputi subjek yang mampu mengendalikan hasrat, kemampuan optimisme meliputi pemikiran yang positif pada situasi mereka, kemampuan mencari tahu sumber masalah meliputi subjek yang mampu mengetahui penyebab dari kejadian tersebut, kemampuan efikasi diri meliputi keinginan dalam diri subjek untuk menyelesaikan masalahnya, kemampuan empati meliputi subjek yang merasakan apa yang orang lain rasakan, dan kemampuan pencapaian meliputi subjek yang mampu meraih apa yang dinginkan dan mengatasi ketakutan dalam hidupnya.


Keywords


Resilience; Violence; Student

Full Text:

FULL TEXT

References


Abror, R. H. (2012). Bangsa Indonesia Di Tengah Fenomena Kekerasan Dan Ketidakadilan (Perspektif Filsafat Pancasila). ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 13(1), 19. https://doi.org/10.14421/esensia.v13i1.720

Akin, I., & Radford, L. (2018). Exploring The Development Of Student Self-Esteem And Resilience In Urban Schools. Contemporary Issues in Education Research (CIER), 11(1), 17–24. https://doi.org/10.19030/cier.v11i1.10118

Andel, R. (2011). Resilience in Aging: Concepts, Research, and Outcomes. Jama, 305(17), 1810. https://doi.org/10.1001/jama.2011.569

Ariviyanti, N., & Pradoto, W. (2014). FAKTOR-FAKTOR YANG MENINGKATKAN RESILIENSI MASYARAKAT PENDAHULUAN Perubahan iklim secara global ternyata banyak memberikan dampak negatif bagi hampir seluruh penduduk dunia . Salah satu dampak perbahan iklim yang umum dijumpai di Indonesia sebagai negara. 3(4), 993–1002. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/pwk

Arora, A. K. (2017). A study of optimism and resilience among chronically ill female patients. International Journal of Advanced Educational Research, 2(6), 306–307.

Cassidy, S. (2015). Resilience building in students: The role of academic self-efficacy. Frontiers in Psychology, 6(NOV), 1–14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2015.01781

Fajar, Y., & Hastjarjo, T. D. (2019). Peran Pandangan Dunia dan Emosi Positif terhadap Kepribadian Multikultural. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 3(2), 110. https://doi.org/10.22146/gamajop.43442

Fajrina, D. D. (2017). Resiliensi Pada Remaja Putri Yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Akibat Kekerasan Seksual. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 55–62. https://doi.org/10.21009/jppp.011.08

Izzaturrohmah, I., & Khaerani, N. M. (2018). Peningkatan Resiliensi Perempuan Korban Pelecehan Seksual Melalui Pelatihan Regulasi Emosi. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 117. https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2527

Khomsah, N. R., Mugiarso, H., & Kurniawan, K. (2018). Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa. Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application, 7(2), 46–53. journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk

Komnas Perempuan. (2020). Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan: Kekerasan Meningkat: Kebijakan Penghapusan Kekerasan Seksual untuk Membangun Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak Perempuan. Komnas Perempuan, 91 hlm. http://www.akrabjuara.com/index.php/akrabjuara/article/view/919

Martínez-Martí, M. L., & Ruch, W. (2016). Character strengths predict resilience over and above positive affect, self-efficacy, optimism, social support, self-esteem, and life satisfaction. The Journal of Positive Psychology, 12, 1–10. https://doi.org/10.1080/17439760.2016.1163403

Min, J.-A., Yu, J. J., Lee, C.-U., & Chae, J.-H. (2013). Cognitive emotion regulation strategies contributing to resilience in patients with depression and/or anxiety disorders. Comprehensive Psychiatry, 54(8), 1190–1197. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.comppsych.2013.05.008

Nihayah, U., Ade Putri, S., & Hidayat, R. (2021). Konsep Memaafkan dalam Psikologi Positif. Indonesian Journal of Counseling and Development, 3(2), 108–119. https://doi.org/10.32939/ijcd.v3i2.1031

Nuri, Z., & Machdalena, S. (2020). Pembentukan Identitas Sosial Perempuan Pada Zaman Orde Baru. HUMANISMA: Journal of Gender Studies, 04(02), 208–223.

Prasetyo, A. R., & Kustanti, E. R. (2015). Bertahan Dengan Lupus: Gambaran Resiliensi Pada Odapus. Jurnal Psikologi Undip, 13(2), 139–148. https://doi.org/10.14710/jpu.13.2.139-148

Riza, M., & Herdiana, I. (2012). Resiliensi pada narapidana laki-laki di Lapas Klas 1 Medaeng. Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosial, 1(03), 142–147.

Ruswahyuningsih, M. C., & Afiatin, T. (2015). Resiliensi pada remaja jawa. Jurnal Psikologi UGM, 1(2), 96–105.

Sari, D. A., & Wulandari, D. A. (2015). Self-Resilience To Resist the Pressure of Life ( Study On The Wife Of Member Of The Indonesian Army). Jurnal Sosial Budaya, 13(1), 12–19.

Sari, Y., Mardiawan, O., & Prakoso, H. (2011). Profil ‘ Resilience ’ pada Ibu yang Memiliki Anak Autis. Mimbar, XXVII(1), 105–111.

SKETSAUNMUL.CO. (2018). Berlawan kepada kampus dan negara. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sketsa Universitas Mulawarman, April, 1-64. https://www.sketsaunmul.co/old/unduhan/wmvuGqj76N.pdf

Stathopoulos, M.,. (2012). Sibling sexual abuse (Issue October). Australian Centre for the Study of Sexual Assault., & Australian Institute of Family Studies

Sugiarto, E. (2017). Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif: Skripsi dan Tesis: Suaka Media. Diandra Kreatif. https://books.google.co.id/books?id=jWjvDQAAQBAJ

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, CV.

Suliswarno, S. B., Sari, M. T., & Mariska, S. E. (2021). Resiliensi pada remaja putri korban kekerasan seksual (studi kasus). Motivasi, 9(1), 1–13. http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/MTV/article/view/5909%0A

Widuri, E. L. (2012). Regulasi Emosi Dan Resiliensi Pada Mahasiswa Tahun Pertama. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 9(2), 147. https://doi.org/10.26555/humanitas.v9i2.341


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexing by :

         

 

________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id