Hubungan Konformitas Teman Sebaya dan Kecenderungan Kenakalan Remaja Laki-Laki

Authors

  • Beatrix Agustina Ganta Satya Wacana Christian University image/svg+xml
  • Christiana Hari Soetjiningsih Satya Wacana Christian University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2.7984

Keywords:

Juvenile delinquency, Conformity, Students

Abstract

This research aims to determine the relationship of peer comformity with tendency of juvenile delinquency on male students at SMP X. Participants in this study were male students in grade 2 SMP X as many as 39 students. The data was collected using the peer conformity scale and the juvenile delinquency tendency scale. The data analysis used the Pearson product moment correlation method. The results showed that there was a significant positive relationship between peer conformity and juvenile delinquency with a value of r = 0.821 and significance = 0.000 (p <0.05). This means that the higher peer conformity, the higher the tendency for delinquency in male students, and conversely the lower peer conformity in male students, juvenile delinquency is also low.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan kecenderungan kenakalan remaja pada siswa laki-laki di SMP X. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki kelas 2 SMP X sebanyak 39 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala konformitas teman sebaya dan skala kecenderungan kenakalan remaja. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan metode korelasi product moment dari Pearson. Hasil studi menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dan kecenderungan kenakalan remaja dengan nilai r = 0,821 dan signifikasi = 0,000 (p < 0,05). Artinya semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi kecenderungan kenakalan pada siswa laki-laki, dan sebaliknya semakin rendah konformitas teman sebaya pada siswa laki-laki maka kenakalan remaja juga rendah

References

Adhi, B. P. (2018). Hubungan antara konformitas teman sebaya dengan kenakalan remaja. Skripsi. Universitas Muhammadiyah, Surakarta. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/60224/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi edisi II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baron, Robert, A., & Byrne, D. (2012). Psikologi sosial jilid 2. Jakarta: PT. Erlangga.

Gunarsa, S.D. (2016). Dari anak sampai usia lanjut: bunga rampai psikologi perkembangan. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.

Hidayati, N. W. (2016). Hubungan Harga Diri Dan Konformitas Teman Sebaya Dengan Kenakalan Remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 1(2), 2477–3921. Diakses dari Hidayati, N. W. (2016). Hubungan Harga Diri Dan Konformitas Teman Sebaya Dengan Kenakalan Remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 1(2), 2477–3921. Diakses dari https://i-rpp.com/index.php/jpp/article/download/371/371

Hidayah, N. R. (2020). Kontrol Diri dan Konformitas Terhadap Kenakalan Remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(4), 657. Diakses dari http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/5571

Hurlock, E.B. (2012). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Edisi Kelima. Jakarta: PT. Erlangga.

Mehrabian, A., & Stefl, C. A. (1995). Basic Temperament Components of Loneliness, Shyness and Coformity. Social Behavior and Personality: An International Journal, 23(3), 253-263. Diakses dari https://www.sbp-journal.com/index.php/sbp/article/view/808

Novianti, Munir, A., & Munifah. (2017). Hubungan antara perilaku konformitas negatif teman sebaya dengan kenakalan remaja siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sindue. Jurnal Konseling & Psikoedukasi, 2(2), 63-74. Diakses dari https://garuda.kemdikbud.go.id/author/view/332211?jid=8612&jname=JKP%20(Jurnal%20Konseling%20dan%20Psikoedukasi)

Prihardani, I. (2012). Hubungan antara konformitas geng dengan kenakalan remaja. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/20365/

Restu, Y., & Yusri. (2013). Studi tentang perilaku agresif siswa di sekolah. Jurnal Ilmiah Konseling. 2(1), 243 - 249. Diakses dari http://ejournal.unp.ac.id/index.php/konselor/article/view/1074

Santrock, J. W. (2011). Masa perkembangan anak. Jakarta: Salemba Humanika.

Sarwono, S.W. (2011). Psikologi remaja. Edisi revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Saputro, B. M., & Soeharto, T. N. E. D. (2012). Hubungan Antara Konformitas Terhadap Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Kenakalan Pada Remaja. Insight, 10(1), 1–15. Diakses dari https://fpsi.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/06/1.-HUBUNGAN-ANTARA-KONFORMITAS-TERHADAP-TEMAN-SEBAYA-DENGAN-KECENDERUNGAN-KENAKALAN-PADA-REMAJA.pdf

Situngkir, R. B. G., & Wibowo, D. H. (2021). The correlation of peer conformity and juvenile delinquency. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(3), 400–405. Diakses dari https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIBK/article/view/39026

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2022-07-12