Pengetahuan Lingkungan Hidup dan Intensi Memilah Sampah
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2.7380Keywords:
Pengetahuan Lingkungan Hidup, Intensi Memilah SampahAbstract
This study aims to investigate the relationship between the environmental awareness and waste-sorting intention among students at the faculty of social and political science, Mulawarman University. quantitative approach was used as the method in the study. Samples used in this study consisted of 98 students who were selected by simple random sampling technique. Waste-sorting intention scale and level taste of environmental awareness were used for data collection method. The collected data will be analyzed using the Jaspen' M correlation analysis. The results showed that there has positive significant relationship between the environmental awareness and waste-sorting intention among students at the faculty of social and political science, Mulawarman University, with a r value of 0.227 and r table of 0.195.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan lingkungan hidup dengan intensi memilah sampah pada mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas mulawarman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 98 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala intensi memilah sampah dan menggunakan metode tes pengetahuan lingkungan hidup. Data yang terkumpul akan dianalisis dengan uji analisis korelasi Jaspen’M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan intensi memilah sampah pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Samarinda dengan nilai r hitung 0.227 dan r table 0.195.
References
Acharya, A. (2018). Hotspot sampah laut Indonesia. Diakses tangal: 18 mei 2020 dari https://documents1.worldbank.org/curated/en/642751527664372193/pdf/126686-INDONESIA-29-5-2018-14-34-5-SynthesisFullReportAPRILIND.pdf
Ajzen, I. (2005). Attitude, pesonality, and behavior second edition. Open University Press.
Akhtar, H. S & Soejipto, H. P. (2015). Peran sikap dalam memediasi pengaruh pengetahuan terhadap perilaku minimisasi sampah pada masyarakat Terban, Yogyakarta. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 21(3), 386-392. Diakses tangal 4 maret 2021 dari https://jurnal.ugm.ac.id/JML/article/view/18567/11860
Bungin, B. (2006). Metodologi penelitian sosial: format kuantitatif dan kualitatif. Universitas Airlangga Press
Firmanti. (2010). Modul pengelolaan sampah berbasis 3R. Kementrian Pekerjaan Umum.
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Data timbulan sampah. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/timbulan
Lee, K. (2011). The green purchase behavior of Hong Kong young consumers: the role of peer influence, local environmental involvement, and concrete environmental knowledge. Journal of International Consumer Marketing, 23(1), 21-44.
Nickerson, R. S. (1985). Understanding understanding. American Journal of Education, 93(2), 201-239.
Notoatmojo, S. (2007). Promosi kesehatan dan perilaku. Rineka Cipta
Safitri, P. A., Purba, W. S., & Zulkifli, M. (2018). Statistik lingkungan hidup Indonesia 2018. Jakarta: Badan Pusat Statistik Indonesia. Diakses dari download.html (bps.go.id)
Santoso, S. (2015). Menguasai statistik multivariat. PT Elex Media Komputindo.
Steiner, A. (2006). 2005 Annual evaluation report United Nation Environment Program. Diakses dari UNEP_Anual_Evaluation_Report_2005.pdf
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D). Penerbit CV. Alfabeta.
Yohanifah, F. (2016). Pengaruh pemahaman pengetahuan lingkungan terhadap sikap konservasi mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2012 – 2014 UIN Walisongo Semarang.(skripsi). Diakses dari http://eprints.walisongo.ac.id/5929/