Kebahagiaan dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kecenderungan Ketakutan Akan Kehilangan Momen
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i2.5979Keywords:
Kebahagiaan, Komunikasi interpersonal, Kecenderungan ketakutan akan kehilangan momenAbstract
Penelitian ini didasari oleh tingginya jumlah pengguna internet yang dapat memicu terjadinya ketakutan akan kehilangan momen di media sosial kemudian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebahagiaan dan komunikasi interpersonal terhadap kecenderungan ketakutan akan kehilangan momen pada mahasiswa fakultas ilmu sosial dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 90 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kebahagiaan, komunikasi interpersonal, dan kecenderungan ketakutan akan kehilangan momen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kebahagiaan dan komunikasi interpersonal terhadap kecenderungan ketakutan akan kehilangan momen dengan nilai F = 9.991, R2 = 0.487 dan p = 0.000. kontribusi kebahagiaan dan komunikasi interpersonal terhadap kecenderungan ketakutan akan kehilangan momen pada mahasiswa fakultas ilmu sosial dan politik sebesar 48.7 persen.References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (2017). Infografis penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia. Diakses dari https://apjii.or.id/downloadfile/BULETINAPJIIEDISI05November2016.pdf.
Burgon & Huffner. (2002). Human comunication. London: Sage Publication.
Collins, L. (2013). FOMO and mobile phones: A survey study. Master’s Thesis, Tilburg University.
Devito, J. A. (2016). The interpersonal comunication book (edisi 11). Pearson Education, Inc.
Farozin & Fatiyah N. (2004). Pemahaman yingkah laku. Jakarta: Rineka Cipta
Hadi, S. (2004). Analisis regresi. Yogyakarta: Andi Offset.
Hato, B. (2013). Compulsive mobile phone checking behavior out of a fear of missing out: Development, psychometric properties and test-retest reability of a C-FOMO-Scale. Master’s Thesis, Tilbrug University.
Khavari. (2006). The heart of happiness (mencipta kebahagiaan dalam keadaan). Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.
Mahadi, S. R. S., Jamaludin, N. N., Johari, R., & Fuad, I. N. F. M. (2016). The impact social media among undergraduate studens: Atitudes. Procedia – Social and Behavior Sciences, 219, 742-479.
Noddings, N. (2003). Happiness and education. United States of America: Cambridge University Press.
Przybylski, A. K., Murayama, K., Dehaan, C. R., & Gledwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29 (4), 1841 – 1848.
Seligman, M. E. P. (2013). Authentic happiness: Menciptakan kebahagiaan dengan psikologi positif. Bandung: PT Mizan Pustaka.
Sugiono. (2015). Metodologi penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Bandung: Penerbit CV. Alfabeta.

