Konformitas dan Pola Asuh Permisif Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja di Samarinda

Authors

  • Bekti Estu Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
  • Rini Firtiani Permatasari Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i2.5971

Keywords:

Perilaku Merokok, Konformitas, Pola Asuh Permisif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji empirik ada atau tidak adanya pengaruh konformitas dan pola asuh permisif terhadap perilaku merokok pada remaja di Samarinda. Subjek penelitian ini adalah remaja yang melakukan perilaku merokok sebanyak 100 remaja. Alat ukur dalam penelitian menggunakan skala perilaku merokok, konformitas dan pola asuh permisif. Skala tersebut disusun dengan model likert dan diuji menggunakan analisis regresi berganda. Uji statistik dilakukan bantuan program komputer SPSS versi 24.0 for windows. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan terhadap konformitas dan pola asuh permisif terhadap perilaku merokok yaitu nilai F = 39.422, R2 = 0.448, dan P = 0.001. Kontribusi pengaruh konformitas dan pola asuh permisif terhadap perilaku merokok pada remaja di Samarinda sebesar 0.448 (48.40 persen).

References

Agus, W. (2012). Pendidikan karakter usia dini. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2016). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dariyo. (2011). Psikologi perkembangan remaja. Bogor: Ghalia Indonesia.

Djamarah. (2014). Pola asuh orang tua dan komunikasi dalam keluarga: upaya membangun citra membentuk pribadi anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Hurlock, E. B. (2003). Perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Alih bahasa: Istiwidiyanti. Jakarta: Erlangga.

Istiqomah. (2003). Upaya menuju generasi tanpa rokok. Surakarta: Setiaji.

Komalasari & Helmi. (2000). Faktor-faktor penyebab perilaku merokok pada remaja. Jurnal Psikologi: Universitas Gajah Mada Yogyakarta. No. 28:37-47.

McCool, J., Cameron, L., Petrie, K., Robinson, E. (2003). Smoking behavior and expectations among auckland adolescents. Journal Medical 116, 1176, 1-9.

Myers, D. (2012). Psikologi sosial (edisi 10). Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Pratiwi, R.A., Yusuf, M., & Lilik, S. (2009). Hubungan antara konsep diri dan konformitas dengan perilaku merokok pada remaja. Wacana: Jurnal Psikologi, 1 (2), 11-21.

Utamadi, G. (2002). Remaja dan stres. Ceria.bkkbn.go.id di akses Senin, 8 Juli 2002.

Santrock, J. W. (2012). Adolescence: perkembangan remaja. Jakarta: Erlangga.

Septriadi, V. (2016). Perilaku merokok siswa SMP di Kota Pekanbaru. Jurnal Jom Fisip. Vol. 3 No. 1.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (Skripsi). Bandung: Alfabeta.

Widodo, M. (2008). Perilaku merokok pada mahasiswi ditinjau dari konformitas. skripsi. Jurusan Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang: (Tidak diterbitkan).

Zebua, A., & Nurdjayadi. (2001). Pengaruh antara Konformitas dan Konsep Diri dengan Perilaku Konsumtif pada Remaja Putri. Jurnal Phronesis. 3(6),72.

Downloads

Published

2021-06-26