Pengaruh Kontrol Diri Dan Kompetensi Sosial Terhadap Kecenderungan Nomophobia Pada Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i1.5667Keywords:
Kontrol Diri, Kompetensi Sosial, Kecenderungan NomophobiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan kompetensi sosial terhadap kecenderungan nomophobia pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatam kuantitatif, subjek penelitian ini adalah 135 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala nomophobia, kontrol diri, dan kompetensi sosial. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara kontrol diri dengan kecenderungan nomophobia dengan nilai beta (β) = 0.560, serta nilai t hitung = 5.879 > t tabel = 1.978, dan nilai p = 0.000 < 0.050; (2) ada pengaruh yang signifikan antara kompentensi sosial dengan kecenderungan nomophobia dengan nilai beta (β) = 0.310, serta nilai t hitung = 3.257 > t tabel = 1.978, dan nilai p = 0.001 < 0.050; (3) kontrol diri dan kompetensi sosial terdapat pengaruh yang sangat signifikan dengan kecenderungan nomophobia dengan hasil nilai sebesar F hitung = 13.303 > F tabel = 3.06.References
Acharya, J.P., Acharya, I., & Waghrey, D. (2013). A Study on Some Psychological Health Effects of Cell-Phone Usage Amongst College Going Students. International Journal of Medical Research & Health Sciences, 2, 388-394.
Azwar, S. (2017). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Davidson, G. C., Neale, J. M., & Kring, A. M. (2006). Psikologi Abnormal. (edisi ke-9). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Hadi, S. (2006). Analisis Regresi. Yogyakarta: Andi Offset.
Hardianti, F. (2016). Komunikasi Interpersonal Penderita Nomophobia dalam Menjalin Hubungan Persahabatan (Studi pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Riau). JOM FISIP, 3 (2), 1-14.
Jasmine, J. (2007). Panduan Praktis Mengajar Berbasis Multiple Intelligence. Bandung: Nuansa.
Juliardi, B. (2014). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung: CV. Alfabeta.
Karuniawan, A. & Cahyanti, I., Y. (2013). Hubungan antara Academic Stress dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa Pengguna Smartphone. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 2 (1).
McCartney, K., & Philips, D. (2006). Blackwell Handbook of Early Childhood Development. United Kingdom: Blackwell Publishing Ltd.
Purnama, R. A., & Wahyuni, S. (2017). Kelekatan (Attachment) Pada Ibu dan Ayah dengan Kompetensi Sosial pada Remaja. Jurnal Psikologi UIN, 13 (1).
Reksoatmodjo, T. N. (2009). Statistika untuk Psikologi dan Pendidikan. Bandung: PT. Refika Aditama.
Rohim, S. (2016). Teori Komunikasi: Perspektif, Ragam dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sari, N., F. (2016). Pengaruh Pengguanaan Smartphone Terhadap Ketergantungan Mahasiswa Pada Smarthpone (Studi pada Mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung). (Skripsi tidak diterbitkan). Unversitas Muhammadiyah Lampung, Lampung.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualtiatif, dan R&D). Bandung: CV. Alfabeta.
Smart, D. & Sanson, A. (2003). Social Competence in Young Adulthood Its Nature and Atencendents. Family Matters Autumn, 64. 4-9.
Wahyuni, R. & Harmaini. (2017). Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja. Jurnal Psikologi, 13 (1).
Wijayanti, O., G. (2017). Hubungan Perilaku Penggunaan Jejaring Sosial dengan No Mobile Phone Phobia (Nomophobia). (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.

