Kontrol Diri dan Konformitas Terhadap Kenakalan Remaja

Nurul Rofi’atul Hidayah

Abstract


Kenakalan remaja merupakan masalah yang sering terjadi pada remaja baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Kenakalan yang dilakukan remaja bisa disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Kontrol diri yang lemah merupakan salah satu faktor internal penyebab kenakalan remaja. Sedangkan faktor lainnya adalah salah satu faktor yang menyebabkan kenakalan remaja adalah teman sebaya. Konformitas terhadap teman sebaya merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kecenderungan kenakalan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kontrol diri dan konformitas terhadap kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa remaja dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang siswa remaja yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan program Statistical Packages for Social Sciences (SPSS) 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh signifikan kontrol diri dan konformitas terhadap kenakalan remaja, (2) ada pengaruh dan signifikan kontrol diri terhadap kenakalan remaja, (3) ada pengaruh dan signifikan konformitas terhadap kenakalan remaja.

Keywords


kenakalan remaja, kontrol diri, konformitas

Full Text:

PDF

References


Al-Mighwar, M. 2006. Psikologi remaja. Bandung: CV Pustaka Setia.

Anindani, D. G., Hasanah, U., & Cholilawati. 2015. Hubungan konformitas peer group dengan perilaku berpacaran pada remaja. Jurnal Kesehatan Keluarga dan Pendidikan. 2(1): 58-67.

Aroma, I. S., & Suminar, D. R. 2012. Hubungan antara tingkat kontrol diri dengan kecenderungan perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 01(02): 1-6.

Asih, M. K., Rachmad, D. W., & Lita, W. H. 2012. Hubungan konformitas teman sebaya dan keharmonisan keluarga dengan kenakalan remaja pada anak didik lembaga pemasyarakatan anak kutoarjo. Prediksi, Kajian Ilmiah Psikologi, 2(1): 189-193.

Aviyah, E., & Farid, M. 2014. Religiusitas, kontrol diri dan kenakalan remaja. Pesona, Jurnal Psikologi Indonesia, 3(02): 126-129.

Azwar, S. 2010. Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baharudin, P., Zakarias, D., & Lumintang, J., 2019. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kenakalan remaja (suatu studi di kelurahan kombos barat kecamatan singkil kota Manado). Journal Of Social and Culture. 12(3)

Baron, R. A., & Byrne, D. 2005. Psikologi sosial. Jakarta: Erlangga.

Ghozali, I. 2009. Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: UNDIP.

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. S. 2016. Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Goleman, D. 2007. Kecerdasan emosional. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama.

Gunarsa, Y. S. D., & Gunarsa, S. D. 2012. Psikologi untuk keluarga. Jakart: Penerbit Libri.

Hadi, S. 2004. Metodologi research II. Jakarta: Andi Offset.

Hartinah, S. 2008. Perkembangan peserta didik. Bandung: PT Refika Aditama.

Hidayati, N. W. 2016. Hubungan harga diri dan konformitas teman sebaya dengan kenakalan remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(2): 31-36.

Hurlock, E. B. 2006. Psikologi perkembangan suatu perkembangan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Elangga.

Indrawati, E., & Sri, R. 2019. Fungsi keluarga dan self control terhadap kenakalan remaja. Ikraith-Humaniora, (3)2: 86-93.

Jannah, M., & Rahayu, S. 2007. Perilaku menunda pemuasan ditinjau dari kontrol diri, dan usia pada anak usia sekolah. http:/www.google.id/url=jurnal kontrol diri&Source. Diakses 22 Juni 2020.

Jatmika, S. D. 2010. Genk remaja. Yogyakarta: Kanisius

Kartono, K. 2017. Patologi sosial 2: Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali.

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. 2011. Pendidikan karakter kajian teori dan praktik di sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

King, L. A. 2010. Psikologi umum: sebuah pandangan apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.

Kompasiana. 2019. Meningkatnya kenakalan remaja di indonesia. Diakses pada tanggal 19 September 2019 pukul 10.39 WITA dari https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/tyanovita7/5c80f159ab12ae221e4ad5e7/meningkatnya-kenakalan-remaja-di-indonesia

Krisnani, H., & Farakhiyah, R. 2017. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan pada remaja akhir dengan menggunakan metode realty therapy. Social Journal Work. 7(2): 5-10.

Kusumadewi, S., Hardjajani, T., & Priyatama, A.N. 2012. Hubungan antara dukungan sosial peer group dan kontrol diri dengan kepatuhan pada remaja putri di pondok pesantren modern islam assalam Sukoharjo. Naskah Publikasi. Solo: Universitas Sebelas Maret.

Mannuhung, S. Penanggulangan tingkat kenakalan remaja dengan bimbingan agama islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2(1):9-16.

Mappiare, A. 2000. Psikologi remaja. Surabaya: Bina Usaha.

Marsela, D. R., & Supriatna, M. 2019. Kontrol diri: definisi dan faktor. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice & Research. 3(2): 65-69.

Meytasari, A. 2013. Kontribusi kontrol diri terhadap kedisiplinan siswa di sekolah dan implikasinya bagi program bimbingan dan konseling. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Haditono, S. R. 2002. Psikologi perkembangan: pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarya: Gadjah Mada University Pers.

Munawaroh, F. 2015. Hubungan antara kontrol diri dengan perilaku kenakalan remaja pada siswa kelas x sma muhammadiyah 7 yogyakarta tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(4): 20-31.

Periantalo, J. 2015. Penyusunan skala psikologi asyik mudah & bermanfaat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prihardani, I. 2012. Hubungan antara konformitas geng dengan kenakalan remaja.Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Putro, K.Z. 2017. Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama. 17(1): 25-32.

Republika. 2019. KPAI terima aduan 4.885 kasus anak selama 2018. Diakses pada tanggal 19 September 2019 pukul 10.44 WITA dari https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/pl0dj1428

Riamah., & Zuriana., E. 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kenakalan remaja. Jurnal Menara Ilmu. 12(11): 112-117.

Santoso, S. 2012. Statistik parametik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Santrock, J. W. 2003. Adolescence : perkembangan remaja (terjemahan). Jakarta : Erlangga.

Santrock, J. W. 2012. Educational psychology fifth edition. New York: McGraw-Hill Inc.

Saputro, B. M & Soeharto, T.N.E.D. 2012. Hubungan antara konformitas terhadap teman sebaya dengan kecenderungan kenakalan pada remaja. Insight. 10(1): 1- 15.

Sarwono, S. W. 2007. Psikologi remaja. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sary, Y. N. E. 2017. Perkembangan kognitif dan emosi psikologi masa remaja awal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 1(1): 16-12.

Sears, D. O., Freedman, J. L., & Peplau, L.A. 2010. Psikologi sosial jilid 2 edisi kelima. Jakarta: Erlangga.

Sriwahyuni, N. 2017. Hubungan antara kontrol diri dengan kenakalan remaja di kelurahan mabar hilir. Jurnal Psikologi Konseling, 10(1): 60-74.

Sudarsono. 2004. Kenakalan remaja. Jakarta : Rineka Cipta.

Sudjana. 2005. Metoda statistika. Bandung: PT. Tarsito.

Sugiyono. 2015. Statistik untuk penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta. Sunjoyo. 2013. Aplikasi SPSS untuk smart riset. Bandung: Alfabeta.

Sumara, D., Humaedi., & Santoso. 2017. Kenakalan remaja dan penanganannya. Jurnal Penelitian & PPM. 4(2): 129-389.

Taylor, S. E., Peplau, L. A., & Sears, D. O. 2018. Psikologi sosial edisi XII. Jakarta: Prenada Media Group.

Tirto id. 2019. KPAI: 24 Kasus anak pada awal tahun 2019 didominasi kekerasan. Diakses pada tanggal 19 september 2019 pukul 10.55 WITA dari https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/kpai-24-kasus-anak-di-sekolah- pada-awal-2019-didominasi-kekerasan-dg8o

Tuti, M. D., Tjhajono, E., & Kartika, A. 2006. Pola pengambilan keputusan karier siswa berbakat intelektual. Jurnal Penelitian Anima. 22(1): 58-73.

Unayah, N., & Sabarisman, M. 2015. Fenomena kenakalan remaja dan kriminalitas. Sosio Informa. 1(2): 1-20.

Wade, C & Tavris, C. 2007. Psikologi edisi sesembilan jilid satu. Jakarta: Erlangga.

Walgito, B. 2010. Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Widarjono, A. 2015. Analisis multivariat terapan. Yogyakarta: Penerbit UPP STIM.

Yusuf, S. 2011. Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5571

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexing by :

         

 

________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id