Intensitas Mengunggah Konten Media Sosial Instagram dengan Perilaku Narsistik pada Remaja Awal

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5562

Keywords:

Intensitas, Perilaku narsistik, Remaja awal

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara intensitas mengunggah konten ke  media sosial  instagram  dengan perilaku narsistik  pada  remaja awal  di kota  samarinda.  Perilaku narsistik  adalah pola  kepribadian yang  didominasi oleh perasaan dirinya hebat pada remaja awal, senang dipuji, dan dikagumi serta tidak ada  rasa  empati  yang  bisa  dialami  oleh  remaja  awal.  Jenis  penelitian  ini  adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 70 remaja awal. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu intensitas dan perilaku narsistik. Analisa data yang digunakan dengan uji analisis korelasi Product Moment dengan bantuan  program  Statistical  Package  for  Sosial  Sciences  (SPSS)  25.0  for  windows. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat  hubungan  yang  sangat  signifikan antara intensitas mengunggah konten ke media sosial instagram dengan perilaku narsistik pada remaja awal di kota samarinda dengan nilai hasil r = 0.898 dan p = 0.000 ( p < 0.05) yang menunjukkan kedua variabel tersebut memiliki korelasi yang sedang. Sehingga dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima.

References

Agustina. (2016). Analisis penggunaan media sosial instagram terhadap sikap konsumerisme remaja di SMA Negeri 3 Samarinda. E-journal Ilmu Komunikasi. 4 (3) 410-420.

A.B, Gumelar1, E.M., Yuniarno, W., Anggraeni, I., SugiarTO5, A.A., Kristanto, & M.H., Purnomo. (2020). Kombinasi fitur multispektum hilbert dan cochleagram untuk identifikasi emosi wicara. Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi. 9 (2), 180-189.

Ahluwalia, A. K., & Sanan, P. (2015). Materialism among adolescents: A consumer socialization perspective. International Journa. Commerce and Management. (9) 88-96.

Apsari, F. (2012). Hubungan antara kecenderungan narsisme dengan minat membeli kosmetik merek asing pada pria metroseksual. Jurnal. Talenta Psikologi, 1, (2), 183–202.

Azwar, S. (2013). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Jurnal. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 9, (1), 140–157.

Buffardi, L. E., & Campbell, W. K. (2010) Narcissism and social networking websites. Personality and Social Psychology Bulletin. (34) 1302–1314.

Engkus. (2017). Perilaku narsis pada remaja media sosial di kalangan remaja dan upaya penanggulangannya. Jurnal Penelitian Komunikasi. 20 (2) 121–134.

Hurlock, E., B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ho, H., Shin, W., & Lwin, M. O (2017). Social networking site use and materialistic values among youth: The safeguarding role of the parent-child relationship and selfregulation. Communication Research. 1-26.

Ibrahim, I. S. 2011. Kritik Budaya Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Judith, C. (2011). Hubungan penggunaan situs jejaring sosial facebook terhadap perilaku remaja di kota Makassar. Jurnal. Penelitian IPTEK-KOM. 13.

Lim, Y.J. 2017. Decision to use either snapchat or instagram for most powerful celebrities. Research Journal of the Institute for Public Relations. 3(2).

Lupiyoadi, R. & Hamdani, A. (2011). Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi Kedua. Salemba Empat: Jakarta.

Nevid. J. S., Rathus S. A. & Greene B. (2009). Psikologi abnormal. Jakarta: Erlangga.

Nurhayati, T. (2015). Perkembangan perilaku psikososial pada masa pubertasi. Jurnal Pendidikan Sosial Ekonomi. 4(1).

Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.

Pearlaman, J. (2013). Australian men “invented the selfie after drunken night out”. Journal. The Telegraph. (19) 109 – 122.

Raskin, A., & Terry, H (1988). A principal-components analysis of the narcissistic personality inventory and further evidence of its construct validity. Journal of Personality and Social Psychology. (54) 890–902.

Simatupang, F. F. (2015). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali.

Suhartanti, L. (2016). Pengaruh kontrol diri terhadap narcissistic personality disorder pada pengguna instagram di SMAN 1 Seyegan. E-Journal Bimbingan dan Konseling. (8) 184–195.

Soelarko. 2015. Foto yang Berkisah. Semarang : Dahara Publishing.

Sorokowski, P. (2015). Selfie postingan behaviors are associated with narcissism among men. Personality and Individual Differences. (85) 123-127.

Downloads

Published

2020-12-29

How to Cite

Intensitas Mengunggah Konten Media Sosial Instagram dengan Perilaku Narsistik pada Remaja Awal. (2020). Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(4), 562-571. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i4.5562