Pengaruh Efikasi Diri dan Dukungan Guru Tahfidz terhadap Motivasi Menghafal Al-Quran
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i3.5381Keywords:
Motivasi menghafal Al-Qur’an, Efikasi diri, Dukungan guru tahfidzAbstract
Motivasi menghafal Alquran terbentuk dari keyakinan santri bahwa mereka mampu mencapai target harian dalam menghafalkan Alquran dan didukung oleh guru tahfidz dalam bentuk emosional, penghargaan, materi, dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh efikasi diri dan dukungan guru tahfidz terhadap motivasi menghafal Alquran pada Santri SMA Tahfidz Al-Izzah Samarinda. Subyek penelitian ini adalah santri SMA Tahfidz Al-Izzah Samarinda dengan jumlah sampel sebanyak 87 santri. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi menghafal Alquran, skala efikasi diri, dan skala dukungan guru tahfidz. Ketiga skala tersebut disusun dengan bentuk skala model Likert dan pengujian hipotesisnya menggunakan uji statistik nonparametrik berupa uji Kendall’s Tau. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan efikasi diri terhadap motivasi menghafal Alquran santri yaitu dengan nilai p = 0.000. Pada dukungan guru tahfidz terdapat pengaruh signifikan terhadap motivasi menghafal Alquran santri yaitu dengan nilai p = 0.003.References
Adicondro, N. & Purnamasari, A. (2011). Efikasi diri, dukungan sosial keluarga, dan self-regulated learning pada siswa kelas VIII. Jurnal Humanitas, 8, (1), 17-27.
Alwisol. (2014). Edisi Revisi Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.
Bandura, A. (2002). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W. H. Freeman and Company.
Carducci, B. J. (2009). The Psychology of Personality: Viewpoints, Research, and Applications. New Jersey: John Wiley & Son.
Chaplin, E. J. (2009). Kamus Lengkap Psikologi (edisi pertama). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Cutrona, C. E. (2000). Social Support Principle for Strengthening Families. London: Jessica Kingsley Publisher.
Field, A. P. (2000). Discovering statistics using SPSS for Windows: advanced techniques for the beginner. London: Sage.
Hadi, S. (2015). Statistika. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kaplan, A., Patrick, H., & Ryan, A. M. (2007). Early adolescents' perception of classroom social environment, motivational belief, and engagement. Journal of Educational Psychology, 99, (I), 83-89.
Oktaverina, I. & Nashori, H. F. (2015). Efektivitas Pelatihan Efikasi Diri dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Talenta, 1, (1), 1-14.
Sa’dulloh. (2008). 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. Depok: Gema Insani.
Sanjaya, W. (2011). Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Santoso, S. (2015). Menguasai Statistik Multivariat. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan: Educational Psychology. Jakarta: Salemba Humanika.
Sarafino, E. P. & Timothy, W. S. (2012). Health Psychology, Biopsychosocial Interactions (edisi ke-7). New Jersey: Jhon Willey & Sons, Inc.
Shihab, Q. (2013). Mukjizat Al-Qur'an (Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Isyarat Ilmiah, dan Pemberitaan Gaib). Bandung: Mizan Pustaka.
Suciani, D. & Rozali, Y. A. (2014). Hubungan Dukungan Sosial dengan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Universitas Esa Unggul. Jurnal Psikologi, 12, (2), 43-47.
Sufirmansyah. (2015). Pengaruh Efikasi Diri terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Pascasarjana Prodi PAI STAIN Kediri dengan Motivasi sebagai Variabel Intervening. Didaktika Religia, 3, (2), 133-156.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Uno, H. (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Widiyaningtyas, E. & Muhyadi. (2018). Pengaruh Efikasi Diri Siswa dan Metode Mengajar Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Administrasi Umum di SMK Abdi Negara Muntilan Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan, 7, (4), 313-321.
Winkel. (2012). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.