Lingkungan Kerja dan Dukungan Sosial Terhadap Kejenuhan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i3.5362Keywords:
lingkungan kerja, dukungan sosial, kejenuhan kerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya pengaruh lingkungan kerja dan dukungan sosial terhadap kejenuhan kerja pada pegawai PDAM Tirta Kencana di Samarinda. Subjek penelitian ini adalah 70 orang pegawai dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala lingkungan kerja, dukungan sosial dan kejenuhan kerja. Teknik analisa data menggunakan uji statistik regresi model berganda. Hasil penelitian model penuh menunjukan terdapat pengaruh antara lingkungan kerja dan dukungan sosial terhadap kejenuhan kerja yaitu dengan nilai F hitung > F tabel F = 13.286, R2 = 0.284 dan P = 0.000. Pada hasil penelitian model bertahap didapatkan adanya pengaruh lingkungan kerja dengan kejenuhan kerja dengan nilai beta (β) = 0.327 serta nilai t hitung = 2.796 ˃ t tabel = 1.666 dan nilai p = 0.007 (p< 0.05). Kemudian pada dukungan sosial dengan kejenuhan kerja menunjukan terdapat pengaruh dengan nilai beta (β) = 0.294 serta nilai t hitung = 2.513. ˃ t tabel = 1.666 dan nilai p = 0.014. (p<0.05).References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2013). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badri, M. S. (2006). Manajemen Administrasi Perkantoran Modern. Surabaya: Erlangga.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hadi, S. (2015). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Andi Offset.
Ivancevich, J. M., Konopaske, R., & Matteson, M, T. (2008). Perilaku dan manajemen organisasi (jilid 2). Jakarta: Erlangga.
Katarini, R. (2011). Kejenuhan Kerja Pada Karyawan di Tinjau dari Persepsi Budaya Organisasi dan Motivasi Intrinsik di PT. Krakatau Stell. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Mangkunegara, P. (2009). Manajemen sumber daya manusia perusahaan (cetakan ke-9). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Maslach, C., Jackson., & Susan, E. (2011). The meassurement of experienced burnout. Journal of Occupational Behavior. 2 (2), 99-113.
Poerwandri, K. (2010). Mengatasi kejenuhan kerja di tempat kerja. Jakarta.
Purba, J., Yulianto, A., & Widyanti, E. (2007). Pengaruh dukungan sosial terhadap kejenuhan kerja pada guru. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonusa Esa Unggul, Jakarta.
Santoso, S. (2018). Menguasai statistik dengan SPSS 25. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2012). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. University of Colorado, New Jersey.
Sedarmayanti. (2011). Tata kerja dan produktivitas kerja. Bandung: Mandar Maju.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan D&D (cetakan ke-23). Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E. (2010). Manajemen sumber daya manusia. (edisi 1, cetakan ke-2). Jakarta: Prenada Media Group.
Widarjono, A. (2015). Analisis multivariat terapan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Winarsunu, T. (2010). Statistika dalam penelitian psikologi dan pendidikan. Malang: UMM Press.