Pengaruh Kepuasan Kerja dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Organisasi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i2.4910

Keywords:

kepuasan kerja, pengembangan karir, komitmen organisasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi pada PT Halliburton di Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 100 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program Statistik Paket Ilmu Sosial (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan kepuasan kerja dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi dengan nilai f> f tabel (13.148> 3.090) dan p value = 0,000 (p <0,05). Kontribusi pengaruh (R2) kepuasan kerja dan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi sebesar 0,213 (21,3 persen). Ada pengaruh yang signifikan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi dengan koefisien beta (β) = 0,222, nilai t> t tabel (2,171> 1,984) dan nilai p = 0,032 (p <0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan pengembangan karir terhadap komitmen organisasi dengan koefisien beta (β) = 0,313, nilai t> t tabel (3,059> 1,984) dan nilai p = 0,003 (p <0,05).

References

Adekola, B. (2011). Career planning and career management as correlates for career development and job satisfaction: a case study of Nigerian bank employees. Australian Journal of Business and Management Research, 1(2), 100-112.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunawan, M. A. (2013). Statistik untuk penelitian pendidikan. Yogyakarta: Parama Publishing.

Handoko, T. H. (2012). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPFE.

Iresa, A. R., Utami, H. N., & Prasetya, A. (2015). Pengaruh konflik kerja dan stres kerja terhadap komitmen organisasional dan kinerja karyawan. Studi pada karyawan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Malang. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 23(1), 1-10.

Kaswan. (2015). Sikap kerja: dari teori dan implementasi sampai bukti. Bandung: Alfabeta.

Kreitner, R., & Kinicki, A. (2014). Perilaku organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Kwenin, D. O. (2013). Relationship between work environment, career development opportunities and employee retention in Vodafone Ghana. Journal of human resource management, 1(4), 1-9.

Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An Eevidence based-approach. Boston: McGraw-Hill.

Monga, J. M., Flotman, A. P., & Cilliers, F. (2018). Job satisfaction and its relationship with organizational commitment: A democratic republic of Congo organizational perspective. Independent research journal in the managemen sciences, 18(1), 1-8.

Nagar, K. (2012). Organizational commitment and job satisfaction among teachers during times of burnout. VIKALPA, 37(2), 43-60.

Newstrom, J. W. (2011). Human behavior at work: organizational behavior. Boston: McGraw Hill International Edition.

Pareek, U., & Rao, T. V. (2012). Designing and managing human resource systems. Delhi: Oxford and IBH Publishing Company.

Rivai, V. (2014). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: dari teori ke praktik. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Santoso, S. (2018). Menguasai statistik dengan spss 25. Jakarta: PT Alex Media Komputindo.

Simamora, H. (2010). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Gramedia.

Sunyoto, D. (2015). Manajemen dan pengembangan sumber daya manusia. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service.

Suparyadi. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Menciptakan Keunggulan Bersaing Berbasis Kompetensi SDM. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Suwatno., & Priansa, D. J. (2013). Manajemen sdm dalam organisasi publik dan bisnis. Bandung: Alfabeta.

Wirawan. (2015). Manajemen sumber daya manusia: Teori, psikologi, hukum ketenagakerjaan, aplikasi dan penelitian: Aplikasi dalam organisasi bisnis, pemerintahan dan pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2020-06-30