Kesejahteraan Subjektif dan Kepuasan Perkawinan Pada Pasangan Yang Tidak Memiliki Anak Karena Infertilitas
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anastasia, S. 2008. Kepuasan Perkawinan pada Suami/Istri yang Pasangannya ODHA. USU Repository. Diakses pada tanggal 15 April 2012
Arbiyah, dkk. 2008. Hubungan Bersyukur dan Subjective Well-Being pada Penduduk Miskin. Jurnal. Jakarta: Universitas Indonesia. 14(1), 11-24.
Bachtiar, Aziz. 2004. Menikahlah, Maka Engkau Akan bahagia. Jogjakarta: Saujana.
Bobak, I.M. Lowdennilk, D.L. Jensen, M.D. Perry, S.E. 2004. Maternity Nursing. (4th ed). St. Lousis, Missauri: Mosby Co.
Diener, E., Sandvik, E., Pavot, W. 2009. Happines is the Frequency, Not the Intensity of Positive Versus Negative Affect. Social Indicators Research. 213-231.
Fauziyah, Y. 2012. Infertilitas dan Gangguan Alat Reproduksi Wanita. Yogyakarta: Nuha Medika.
Hendrick, S.S. 2004. Understanding Close Relationships. Boston: Pearson Education, Inc.
Hidayah, N. Hadjam, N. 2006. Perbedaan Kepuasan Perkawinan antara Wanita yang Mengalami Infertilitas Primer dan Infertilitas Sekunder. Humanitas: Indonesian Psychological Journal. 3(1), 7–17.
Indonesia. Undang-undang Tentang Perkawinan, UU No. 1 Tahun 1974. LN No. 1 Tahun 1974, TLN No. 3019.
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana (Prenada Media Group).
Lestari, S. 2012. Psikologi Keluarga. Jakarta: Kencana.
Moleong, L. J. 2005. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Perda Karya.
Nelson, D. L., Cooper, C. L. 2007. Positive Organizational Behavior. London. Sage Publication.
Papalia, D. E., Stern, H. L., Feldman, R. D., Camp, C. J. 2002. Adult Development and Aging (2nd Ed). New York: McGraw Hill, Inc.
Rifayanti, R., & Diana, D. (2019). Pengaruh Gaya Resolusi Konflik dan Penyesuaian Perkawinan Dengan Kebahagiaan Pada Pasangan Suami Istri yang Menjalani Hubungan Jarak Jauh. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 8(1), 37-45.
Ryff. C. & Keyes. C. 2005. The Ryff Scales of Psychological Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology. 69(4)
Sugiarti, L. 2008. Gambaran Proses Penerimaan Diri Wanita Involuntary Childless. Skripsi Fakultas Psikologi: Universitas Indonesia, Jakarta.
Suryani, Imas. 2008. Perbedaan Kepuasan Perkawinan. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Syakbani, D. N. 2008. Gambaran Kepuasan Perkawinan Pada Istri yang Mengalami Infertilitas. Skripsi Fakultas Psikologi: Universitas Indonesia, Jakarta.
Taher, A. 2007. Pria Sebagai Penyebab Sulit Punya Anak. Diakses darihttp://www.kompas.com/kompascetak/0208/04/keluarga/pres21.htm
Walgito, Bimo. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Penerbit Andi.
Widarjono, S. 2007. 10 Kunci Perkawinan Bahagia. Diakses dari http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=413.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4834
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexing by :
________________________________________
PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________
PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi
Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id