Hubungan Empati Dengan Penghinaan Fisik Pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i2.4790Keywords:
Empati, Body Shaming, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan empati dengan penghinaan pada siswa SMP Al-Khairiyah di Samarinda. Sampel penelitian sebanyak 100 siswa yang terdiri dari 40 siswa kelas IX yang menjadi sampel uji coba dan 60 siswa kelas VIII yang menjadi sampel penelitian di SMP Al-Khairiyah Samarinda. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa aspek body shaming dibedakan menjadi dua, yaitu fisik tubuh dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati berhubungan dengan perilaku body shaming, diketahui nilai signifikan (0,000), r hitung> r tabel (-0,597> 0,195), dalam kategori korelasi signifikan negatif. Artinya, semakin rendah tingkat empati pelaku, semakin tinggi tingkat penghinaan yang mereka tunjukkan.References
Argawal, T., & Benerjee, A. (2016). Penghinaan fisik and Social Anxiety: Assessing gender differences. Journal of The Learning Curve, 2(7), 72-75.
Baron-Cohen, S., & Wheelwright, S. (2004). The empati question: An investigation of adult with asperger syndrome or high functioning autism, and normal sex differences. Journal of Autism and Developmental Disorder, 34(2), 163-175.
Chaplin, J.P. (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.
Dolezal, (dalam Damanik. M, 2018). Dinamika Psikologis Perempuan Mengalami Body Shame. Skripsi (online). Program Studi Psikologi Fakultas Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Hurlock, E. B. (1999). Perkembangan anak. Jilid 2. Alih Bahasa: Med. Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih. Edisi keenam. Jakarta: Erlangga.
Hoffman, M. L. (2000), Empathy and moral development: Implications for caring and justice. Cambridge University Press.
Sofia, L., Fitriani, R., & Adriansyah, M. A. (2019). Hubungan Antara Empati Dengan Respect (Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Angkatan 2016 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman). Psikostudia: Jurnal Psikologi, 8(1), 20-28.
Thompson, A., & Kent, G. (2001). Adjusting to disfigurement process involved in dealing with being visibly different. Clinical Psychology Review, 21(5), 663-682.