Regulasi Diri dan Bentuk Strategi Coping Atlet Wanita yang Berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i1.4707Keywords:
Pengaturan mandiri, strategi kopingAbstract
Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana deskripsi regulasi diri dan strategi koping atlet wanita yang berprofesi sebagai pegawai negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan responden dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan keempat subjek. Hasil dari penelitian ini adalah pengaturan mandiri dengan baik sehingga pemilihan strategi koping dapat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pemilihan empat strategi koping untuk subjek, yaitu, strategi koping di mana keempat subjek memilih untuk menghadapi masalah yang tampaknya dapat diselesaikan dengan baik. Subjek RM memilih untuk mempercayakan anaknya kepada ibu atau kadang-kadang mempercayakan kepada pengasuh yang berada di dekat rumah RM, RM mencoba untuk mengatasi masalah dengan membagi waktu antara bekerja, melatih dan merawat anak. Subjek NJ mempercayakan anaknya kepada ipar yang tinggal di rumah bersamanya, NJ membagi waktunya dengan baik antara praktik kerja dan anak-anak. Subjek SNW yang jauh dari tiga anaknya, tiga anak tersebut dirawat oleh ibu subjek, SNW berusaha mengatasi masalah dengan menyelam waktu antara pekerjaan, pelatihan, dan pengasuhan anak, subjek HA yang bepergian ke luar kota untuk pergi ke bekerja dan berlatih. HA mempercayakan anaknya kepada suami atau pengasuh yang tinggal di dekat rumah HA.References
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2003). Sikap manusia, teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bandura, A. (2002). Self-regulation. The exercise of control. New York: Freeman.
Baron, R.A., & Byren, D. (2005). Psikologi Sosial Edisi 10. Jakarta: Erlangga.
Basuki, W. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Baumeister, R. F & Heatherton, T. F. (2000). Losing Control: How and why people fail at self-regulation. New York: Academic Press.
Boekaerts, M., & Corno, L. (2005). Self‐regulation in the classroom: A perspective on assessment and intervention. Applied Psychology, 54(2), 199-231.
Bungin, B. (2010). Penelitian kualitatif. Jakarat : Prenada Bahagia.
Creswell, J. (2013). Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed edisi ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Edi, H. (2008). Implementasi psychology dalam pembelajaran sains di SD. Jakarta: Balai Pustaka.
Goleman, D. (2004). Kecerdasan emosional: mengapa El lebih penting daripada IQ. Jakarta: PT. Gramedia
Hadi, H. (2007). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Lazarus, R. (2010). Stress, appraisal, and coping. New York: Spinger.
Mastuti, E. (2005). Analisis faktor alat ukur kepribadian big five (adaptasi dari IPIP) pada mahasiswa suku jawa. Insan, 7(3), 264-276.
Moleong, L.J. (2007). Metode penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Monty, P. (2000). Dasar-dasar psikologi olahraga. Jakarta: Balai Pustaka.
Mu’tadin, Z. (2002). Pengelolaan stress. Palembang: Wijaya Pustaka
Nasution. (2007). Metode research penelitian ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara.
Papalia, O. (2001). Perkembangan pada remaja. Jakarta: Rineka Cipta.
Pervin, A.C. (2010). Psikologi kepribadian: Teori Penelitian, Edisi Kesembilan, terjemahan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Peter, S. (1991). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Poerwandari, E.K. (2008). Metode Penelitian Kulitatif. Jakarta: Universitas Terbuka.
Rahman. (2009). Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Ridwan, S. (2007). Pengantar penelitian kuantitatif dan kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.
Sekaran, U. (2006). Pendekatan kuantitatif kualitatif. Jakarta: Teknika.
Sondakh. (2009). Psikologi olahraga. Jakarta: Balai Pustaka.
Sulistivani, N. W. (2012). Hubungan konsep diri dan regulasi diri dengan motivasi berprestasi. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(2), 118-126.
Sri, H. (2008). Sistem pakar dan pengembangannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan pendekatan kualitatif kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, A. (2004). Pengelolaan diri. Yogyakarta: Balai Pustaka
Taylor, E. (2009). Psikologi sosial edisi kedua belas, Jakarta: Kencana Balai Pustaka.
Wafid M. (2010). Peraturan gulat internasional. Jakarta: Balai Pustaka.
Zimmerman, B.J. (2002). Achieving self regulation: The Trial and Triumph of adolescence. Greenwich: Information Age Publishing.