Pengaruh Gaya Hidup Brand Minded dan Kontrol Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i1.4704Keywords:
gaya hidup brand minded, kontrol diri, dan perilaku konsumtifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup brand minded dan kontroversi terhadap perilaku konsumtif pada orang dewasa awal di Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 40 orang dewasa awal di Samarinda yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala perilaku konsumtif, gaya hidup brand minded dan kontrol diri. Data yang terkumpul dianalisis dengan menguji analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif gaya hidup brand minded terhadap perilaku konsumtif dengan koefisien beta = 0,271, dan nilai thitung> ttabel (2,192> 2,024 dan nilai p = 0,035 (p <0,05); (2) terdapat pengaruh negatif pengendalian diri terhadap perilaku konsumtif dengan koefisien beta = -0.575, dan t hitung> t tabel (-4.654> 2.024) dan p = 0.000 (p <0,05); (3) terdapat pengaruh gaya hidup merek minded dan kontrol diri terhadap perilaku konsumtif dengan f hitung> f tabel (21,259> 3,25) dan p = 0,000 (p <0,05). Kontribusi gaya hidup brand minded dan kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada awal masa dewasa adalah 0,535 (53 persen).References
Anggraeni, R., dan Mariyanti, S. (2014). Hubungan antara kontrol diri dan perilaku konsumtif mahasiswi Universitas Esa Unggul. Jurnal Psikologi, 12(1), 34-42
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Baumeister, R. F., (2002). Yielding to temptation: self-control failure, impulsive purchasing, and consumer behavior, Journal of Consumer Research, 28(4), 670-676
Chaplin, J. S. (2002). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Dariyo, A. (2003), Psikologi perkembangan dewasa muda. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana.
Fromm, E. (2008). The sane society. British Library Cataloguing in Publication Data.
Ghufron, M. N., dan Rini. R. (2011). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.
Hariyono, P. (2015). Hubungan Gaya Hidup dan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif pada Remaja. eJournal Psikologi. 3(2), 569-578.
Hawkins, D. I., Mothersbaugh, D. L., & Best, R. J. (2007). Consumer behavior: building marketing strategy. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.
Mangkunegara, P. A, (2002) Perilaku konsumen. Bandung: Refika.
Mowen, J. C., dan Minor, M. (2002). Perilaku konsumen edisi kelima. Jakarta: Erlangga.
Munandar, A. S. (2006). Psikologi industri dan organisasi. Jakarta: UI-Press.
Patricia, L. N & Handayani, S. (2014) Pengaruh hidup hedonis terhadap perilaku konsumtif pada pramugari maskapai penerbangan X. Jurnal Psikologi. 12(1), 10-17
Sabirin, E. (2005). Kenapa Kita Doyan Belanja. Diakses dari http://www.kompas.com/kompas-cetak/0508/26/muda/2000305.htm.
Santock, W. J. (2008). Live-span development. perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga.
Servian. (1998). Konsumerisme: perlu atau malu. Jakarta: Sinar Harapan.
Setiadi, J., Nugroho. (2010). Perilaku konsumen. edisi revisi. Jakarta: Penerbit Prenada Media Grup.
Sumartono. (2002). Terperangkap dalam iklan: meneropong imbas pesan iklan televisi. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suyanto, B. (2013). Sosiologi ekonomi: kapitalisme dan konsumsi di era masyarakat post-modernisme. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Tangney, J. P., Baumeister, R, F., & Boone, F. L. (2004). High Self Control Predicts Good Adjusment, Less Pathology, Better Grades, and Interpersonal Success. Journal Of Personality, 72 (2), 271-324.
Tambunan R. (2001). Perilaku konsumtif remaja. Dalam http://www.e.psikologi.com.
Veblen, T. (2003). The theory of the leisure class. A Penn State Electronic Classics Series Publication.
Yehoshua, R. (2009). Kecenderungan perilaku membeli kompulsif pada wanita dewasa muda yang bekerja dan belum menikah. Skripsi. Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.