Pengaruh Kualitas Produk Dan Seni Terhadap Minat Beli Konsumen Sarung Tenun Samarinda

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i4.4684

Keywords:

minat beli, kualitas produk, seni

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan kesenian terhadap minat beli konsumen Sarung Tenun Samarinda di Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Metode pengumpulan data menggunakan tiga skala yaitu skala minat beli, skala kualitas produk, dan skala seni dengan model skala likert. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan model bertahap dan uji regresi model penuh dengan bantuan program Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) 23.0 untuk Windows. Dari analisis data diperoleh hasil untuk model penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kualitas produk terhadap minat beli, diperoleh nilai t hitung = 4.210> t tabel = 1.948 dan p = 0.000 <0.050. Hasil analisis kedua menunjukkan pengaruh seni terhadap minat beli diperoleh nilai t hitung = 4,117> t tabel = 1,948 dan p = 0,000 <0,050. Analisis ketiga menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kualitas produk dan kesenian dengan minat beli sarung tenun Samarinda di Samarinda diperoleh nilai F hitung = 51.160> F tabel = 3.09, R2 = 0.513, dan p = 0.000 < 0,050. Hasil yang ditunjukkan dari penelitian ini adalah aspek minat beli dipengaruhi secara positif oleh aspek kualitas produk dan seni bagi konsumen Sarung Tangan Tenun Samarinda di Samarinda.

References

Arikunto, S. (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Assauri, S. (2010). Manajemen pemasaran.Jakarta: PT. Raja wali pers.

Azwar, S. (2007). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ferdinand, A. (2002). Structural Equation Modelling dalam Penelitian Manajemen, Semarang : Badan Penerbit UNDIP.

Hadi, S. (1993). Methodology Research. Yogyakarta : Fakultas Psikologi UGM.

Hadi, S. (2000). Analisis Regresi Edisi Enam. Yogyakarta : Andi Offset.

Hasan. (2002). Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Imron. (2014). Strategi Publikasi Sarung Samarinda Disbdparkominfo Kota Samarinda. eJournal Ilmu Komunikasi.

Kotler, P. (2009). Manajemen Pemasaran, Edisi 13. Jakarta : Erlangga.

Kotler., & Amstrong. (2007). Dasar-dasar Pemasaran Edisi Kesembilan Jilid I. Jakarta : PT. Indeks.

Rifayanti, R., Kristina, G., Doni, S. R., Setiani, R., & Welha, T. P. (2017). Filosofi Sarung Tenun Samarinda Sebagai Simbol dan Identitas Ibu Kota Kalimantan Timur. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(2), 21-31.

Rizky., & Yasin. (2014). Pengaruh Promosi dan Nilai Kesenian terhadap Minat Beli Sarung Songket Palembang di Palembang. Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol.14 No. 02.

Septiadi. (2018). Analisis Deskriptif Pesan Motif Belang Hatta Pada Sarung Tenun. Ejournal Ilmu Komunikasi, Vol. 6, No. 1.

Soedarso S. (1990). Tinjauan Seni: Sebuah Pengantar Untuk Apresiasi Seni. Yogyakarta: Saku Dayar Sana.

Swastha, B. D. H., & Irawan. (2000). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta : Liber.

Downloads

Published

2018-12-10