Hubungan Antara Kejenuhan Belajar Dengan Stres Akademik
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i4.4666Keywords:
Stres Akademik, Saturnasi BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejenuhan belajar dengan stres akademik pada siswa full day school di SMPN 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 91 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala stres akademik dan kejenuhan belajar. Data penelitian dianalisis dengan Korelasi Ganda dengan program Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) 20.0 for Windows. Hasil penelitian dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kejenuhan belajar dengan stres akademik dengan nilai R hitung> R Tabel sebesar (0,476> 0,206) dan p = 0,000 (p <0,05)).References
Bayani., & Sarwasih. (2013). Attachment dan Peer Group Coping Stress Pada Siswa Kelas VII di SMP RSBI Al Azhar 8 Kemang Pratama. Jurnal Soul. Vol. 6, No. 1.
Brannon, L., & Feist, J. (2000) Health Psychology: An Introduction to behavior and health, USA: Wadsworth.
Cooper, C. L., & Davidson, R. (1991). Personality and stress: individual differencesin the stress process. NewYork: John Wiley and Sons Ltd.
Dunne, P. M., Sun, J., & Nguyen D. N. (2010). The Influence of Educational Pressure on The Mental Helath of Adolescents in East Asia : Methods anda Tools for Research. Journal of Science, Hue Universty 61.
Gadzella, B. M., & Masten, W. G. (2005). An Analysis of the categories in the student-life stress inventory. American Journal Of Psychological Research, Vol. 1, No.1, pp 1-10.
Hakim, T. (2000). Belajar Secara efektif. Jakarta: Pupsa Swara.
Irena, A. (2011). Hubungan antara Stress dengan Kejenuhan Belajar Siswa Kelas Akselerasi di SMP Domenico Savio Semarang. Skripsi: diterbitkan
Khusumawati, Z. K. (2014). Penerapan Kombinasi Antara Teknik Relaksasi dan Self-Instruction untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar. Jurnal BK UNESA. Vol. 05, No. 01, pp 1-10.
Kupriyanov, R., & Zhdanov, R. (2014). The Eustress Concept: Problems and Outlooks. World Journal of Medical Sciences , Vol.11 No.2, pp. 179-185.
Lubis, H., Oktaviani, M. A., Rahmi, A. S., Khatimah, H. H., & Nur, M. O. (2016). Musik Kejien Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan, Stres, dan Depresi. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 5(1), 39-64.
Misra, R., & Castillo, L. G. (2004). “Academic Stress Among College Students: Comparison of American and Internasional Students”. Internasional Journal of Stress Management. Vol. 11 No. 2, pp. 112-121.
Mulder, N. (2005). Mysticism in Java : Ideology in Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Muna, N. F. (2013). Efektifitas Teknik Self Regulation Learning dalam Mereduksi Tingkat Kejenuhan Belajar Siswa. Jurnal Holistik. Vol. 14 No. 02. pp. 55-64.
Olejnik, S. N., & Holschuh, J. P. (2007) College rules! How to study, survive, and succeed in college 2nd ed. New York : Ten Speed Press.
Rahayu, D., & Adriansyah, M. A. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(1), 1-11.
Silvar, C., Merino, F., & Diaz, J. (2008). Differential activation of defense-related genes in susceptible and resistant pepper cultivars infected with Phytophthora capsici. J. Plant Physiol.
Suryabrata, S. (2000). Pengembangan Alat Ukur Psikologi. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suyono., Triyono., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan Teknik Relaksasi untuk Menurunkan Stres Akademik Siswa SMA. Vol. 4, No. 2, pp 115-120.
Syah, M. (2004). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.