Gambaran Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i1.4531Keywords:
kualitas pelayanan, kesehatan ibu dan anak.Abstract
Penelitian ini membahas tentang kesejahteraan subjektif dan penerimaan diri ibu yang memiliki anak dengan sindroma Down, bagaimana seorang ibu memiliki kesejahteraan subjektif yang positif saat memiliki anak dengan gangguan perkembangan sindroma Down, dan penerimaan diri ibu dalam menghadapi suatu masalah. anak dengan gangguan perkembangan sindrom Down. Dalam penelitian ini digunakan penelitian kualitatif berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Creswell dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan responden dilakukan berdasarkan purposive sampling, artinya pemilihan subjek dan informan dalam penelitian didasarkan pada karakteristik yang telah memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, dengan empat subjek penelitian dan dua informan. Pelayanan antenatal adalah pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil selama masa kehamilannya dengan standar pelayanan antenatal yang sesuai. Pelayanan antenatal yang meliputi kegiatan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pengukuran tekanan darah, pengukuran kandungan tinggi rahim, pemberian imunisasi tetanus lengkap dan obat tablet besi selama hamil. Kematian ibu sangat erat kaitannya dengan anemia. Anemia juga menyebabkan kurangnya kemampuan fisik karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi terjadinya komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Risiko kematian ibu, jumlah prematuritas, berat badan lahir bayi rendah, dan peningkatan kematian perinatal.References
Azwar. (1996). Hubungan Antara Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien. Jurnal Medika Respati, 10 (2), 27-34.
Andriani. (2009). Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien. Jurnal Medika Respati 10 (2), 27-34.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar. (2002). Kualitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Administrasi 1 (1), 29-38.
Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Depkes, RI. (2012). Buku Acuan Pelatihan Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: Depkes RI.
Depkes, RI. (2009). Pedoman Pelayanan Antenatal di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta: Depkes RI.
Depkes, RI. (2001). Program Penanganan Anemia Gizi pada Wanita UsiaMSubur (WUS); (Safe Motherhood Project: A Partnership and Family Approach). Direktorat Gizi Masyarakat. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.
Depkes, RI. (2004). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengguna Jasa. Jurnal Ketsa Bisnis 1 (1), 80-92.
Haksever. (2000). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien. Jurnal Bisnis dan Managemen 3 (1) 121-134.
Pohan. (2007). Kepuasan Pasien di Balai Pengobatan Gigi (BPG). Jurnal Kesehatan Komunikasi Indonesia 10 (1), 32-38.
Parasuraman. (2001). The Behavioral Consequenses of Service Quality. Jurnal of Marketing 60 (4) 12-20.
Prawihardjo. (2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka.
Prabowo, R. A. H. 2006. Hubungan Persepsi Ibu Tentang Saranan Pelayanan KIA. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia 2 (2), 131-139.
Purwoastuti., & Elisabeth. (2015). Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam Kebidanan. Konsep Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Saifuddin. (2001). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Bina Pustaka.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Supranto. (2006). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien. Jurnal Bisnis dan Managemen 3 (1), 121-134.
Soemantri. (2004). Pencatatan dan Pelaporan Sistem Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak oleh Bidan di Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekologi Kesehatan 10 (3), 157-167.
Setyowati. (1999). Pencatatan dan Pelaporan Sistem Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak oleh Bidan Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekologi Kesehatan 10 (3) 157-167.
Tjiptono. (2008). Kualitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Administrasi 1 (1), 30-38.
Tjiptono. (2012). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan. (skripsi).
Yazid. (2003). Pemasaran Jasa dan Konsep Iplementasi. Yogyakarta: Ekonisia