Pengaruh Keterikatan Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i1.4529Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh keterikatan kerja dan kepuasan kerja terhadap kualitas layanan. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi untuk menentukan bagaimana pengaruh dan kemampuan prediksi dua variabel independen pada variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini adalah 104 karyawan CV. Honda Semoga Jaya diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Hasil analisis pengaruh keterikatan kerja dan kepuasan kerja terhadap kualitas layanan dengan menggunakan uji regresi berganda, didapatkan hasil F = 271.478 > F tabel = 1,39, R2 = 0,843, Adjusted R2 = 0,840 dan p = 0,000 (p < 0,050). kemudian pada hasil analisis regresi didapatkan hasil pengaruh keterikatan kerja terhadap kualitas layanan dengan hasil beta = 0402, t = 5,316> t tabel = 1,660 dan p = 0,000 dan pengaruh kepuasan kerja terhadap kualitas layanan dengan hasil beta = 0,550 , t = 7,272> t tabel = 1,660 dan p = 0,000, itu berarti ada pengaruh keterikatan kerja dan kepuasan kerja terhadap kualitas layanan, jika keterikatan kerja dan kepuasan kerja lebih tinggi, kualitas layanan juga lebih tinggi.References
Barnes, J. G. (2003). Secrets of Customer Relationship Management (Terjemahan Andreas Winardi). Yogyakarta: Penerbit Andi.
Colquitt, J. A. J. A., & Jeffery, A. Lepine. Michael J. Wesson (2011). Organization Behavior. Singapore: McGraw-Hill.
Hasibuan, M. S., & Hasibuan, H. M. S. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Jewell, L. N., & Siegall, M. (1998). Psikologi Industri-Organisasi Modern: Psikologi Terapan Untuk Memecahkan Berbagai Masalah di Tempat Kerja, Perusahaan, Industri dan Organisasi. Penerjemah: AH Pudjaatmaka & Meitasari. Jakarta: Arcan.
Kotler, P., & Kevin, L. K. (2007). Manajemen Pemasaran. dialihbahasakan oleh Benjamin Molan. Jakarta: PT Indeks.
Kreitner, R. & Kinicki. (2001). Organizational behavior fifth edition. New Jersey: Mc Graw Hill.
Laksana, N. A. (2010). Analisis Kualitas Pelayanan Waiter/ss Terhadap Kepuasan Tamu Pada Nic's Cozy Plaze Resto And Cafe Di Bekasi.
Moenir, H. A. S. (2002). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia, edisi pertama, penerbit Bumi Aksara.
Robbins, P. S. (2002). Perilaku organisasi. Jakarta: Prenhalindo.
Brodie, R. J., Whittome, J. R., & Brush, G. J. (2009). Investigating the service brand: A customer value perspective. Journal of business research, 62(3), 345-355.
Rothbard, N. P. (2001). Enriching or depleting? The dynamics of engagement in work and family roles. Administrative science quarterly, 46(4), 655-684.
Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Salanova, M. (2006). The measurement of work engagement with a short questionnaire: A cross-national study. Educational and psychological measurement, 66(4), 701-716.
Tjiptono, F. (2005). Pemasaran Jasa, edisi pertama. Malang: Bayu Media Publishing.
Xanthopoulou, D., Bakker, A. B., Demerouti, E., & Schaufeli, W. B. (2009). Reciprocal relationships between job resources, personal resources, and work engagement. Journal of Vocational behavior, 74(3), 235-244.
Cahyani, A. F., Saryadi, S., & Nurseto, S. (2013). Pengaruh persepsi bunga bank dan kualitas pelayanan terhadap minat menabung pada Bank BNI Syariah di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 2(3), 371-379.
Wirawan, N. (2007). Budaya dan Iklim Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
Usmara, A. (2008). Strategi Baru Manajemen Pemasaran, cetakan pertama. Penerbit: Amara Books, Yogyakarta.
Zeithaml, V. Bitner & Gremler.(2009). Services Marketing-Integrating Customer Focus Across the Firm.