Ekspresi Cinta Pada Gay
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i4.4473Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang ekspresi cinta kaum gay di kota Samarinda. Subjek penelitian adalah empat orang gay yang tinggal di kota Samarinda yang memiliki pasangan sesama jenis. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi yang didasarkan pada pengalaman subjektif atau pengalaman fenomenologis. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumen. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang subjek adalah seorang gay, hubungan subjek dengan pasangan sebelumnya, peran mereka sebagai gay untuk mempengaruhi mereka dalam mengungkapkan rasa cinta. Sama seperti pasangan heteroseksual lainnya, para gay mengungkapkan cinta mereka dengan kata-kata penegasan, waktu yang berkualitas, hadiah, tindakan pelayanan, dan sentuhan fisik. Namun yang terpenting adalah sentuhan fisik. Selain itu, meskipun loyalitas merupakan hal terpenting dalam sebuah hubungan, namun tidak semua kaum gay mampu berkomitmen untuk tetap setia.References
Adriansyah, M. A., Munawarah, R., Aini, N., Purwati, P., & Muhliansyah, M. (2017). Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(1), 33-40.
Adriansyah, M. A., & Hidayat, K. (2013). Pengaruh harga diri dan penalaran moral terhadap perilaku seksual remaja berpacaran. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(1), 1-9.
Adriansyah, M. A., & Rahmi, M. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(1), 1-16.
Barnecka, J., Karp, K., & Lollike, M. (2005). Homosexuality. Roskilde: Roskilde University.
Boellstorff, T. (2005). The Gay Archipelago: Seksualitas Dan Bangsa di Indonesia. Princeton & Oxford: Princeton University Press
Carroll, J. L. (2005). Sexuality No: Embracing Diversity. Wadsworth: Thomson Learning
Chapman, G. (2004). The Five Love Languages. Chicago: Northfield Publishing
Fandina, F. (2012). Tipe Percintaan Gay. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Griffith., Kristin., Hebl., & Michelle. (2002). The Disclosure Dilemma for Gay Men and Lesbians: "Coming Out" at Work. Journal of Applied Psychology. Vol. 87. No 6. 1191-1199. Rice University
Hasyim, M. (2002). Dialog Antara Tasawuf Dan Psikologi (Telaah Atas Pemikiran Psikologi Humanistik Abraham Maslow). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kalat, J. W. (2009). Biological Psychology Tenth Edition. Wadsworth: Cengage Learning
KPA. (2015). Laporan Hasil Line Servey: Perilaku LSL. Samarinda: KPA.
Oetomo, D. (2001). Memberi Suara Pada Yang Bisu. Yogyakarta: Galang Press
Saragih, J. I., & Irmawati. (2005). Fenomena Jatuh Cinta Pada Mahasiswi. Psikologia. Vol 1, No 1 48-55. Medan: Universitas Sumatra Utara
Tan, P. (2005). Mengenal Perbedaan Orientasi Remaja Putri. Surabaya: Suara Ernest
Wedanthi, P. H., & Fridari. D. I. G. A. (2014). Dinamika Kesetiaan Pada Kaum Gay Jurnal Psikologi Udayana. Vol. 1, No. 2. 363-371. Bandung: Universitas Udayana