Hubungan Antara Kontrol Diri dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kemampuan Sosialisasi
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i4.4468Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi pada siswa SMA Negri 5 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 115 siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Samarinda yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kemampuan sosialisasi, kontrol diri, dan intensitas penggunaan media sosial. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif dan signifikan kontrol diri dengan kemampuan sosialisasi dengan koefisien beta = 0.632, serta nilai t hitung > t tabel (8.766 > 1.661 dan nilai p = 0.000 (p < 0.05); (2) ada pengaruh negatif dan signifikan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi dengan koefisien beta = -0.159, serta nilai t hitung > t tabel (2.206 > 1.661) dan nilai p = 0.029 (p < 0.05); (3) ada hubungan signifikan kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi dengan nilai f hitung > f tabel (40.340 > 3.077) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kontribusi kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan sosialisasi pada siswa adalah sebesar 0.419 (42 persen).References
Adriansyah, M. A., Munawarah, R., Aini, N., Purwati, P., & Muhliansyah, M. (2017). Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(1), 33-40.
Calhoun, J. F dan Acocella, J. R. 1995. Psikologi Tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan. Edisi ke-3. Semarang: IKIP.
Daryanto. 1997. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Ghufron. 2004. Hubungan kontrol diri dan persepsi remaja terhadap penerapan disiplin orang tua dengan prokrastinasi akademik. Tabula Rasa. Vol 2 No 1.
Gufron, M. N dan Rini, R. S. 2010. Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: Ar-Ruz Media.
Gunarsa, S. D. 2009. Dari anak sampai usia lanjut. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Henslin. M. J. 2006. Sosiologi dengan Pendekatan Membumi Edisi 6. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Nasrullah, R. 2015. Media Sosial: Perspektif, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nurmandia, H., Wigati, D. & Masluchah, L. 2013. Hubungan Antara Kemampuan Sosialisasi Dengan Kecanduan Jejaring Sosial. Vol o4 No 02, 107-109.
Papalia, D. E., Olds, S. W., dan Feldman, R. D. 2004. Human development (9thed.). USA: McGraw Hill.
Permana, R. T. 2013. Hubungan Kecerdasan Emosi Dengan Kemampuan Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Cepu, Blora.
Rachdianti, Y. 2011. Hubungan Antara Self-Control Dengan Intensitas Penggunaan Internet Remaja Akhir.
Saputri, D. L., Triyanto, E., dan Swasti, G. K. 2012. Hubungan Kemampuan Sosialisasi Dengan Keterbukaan Diri Siswa Kelas VII. Jurnal Keperawatan Soedirman. Vol. 7 No. 1.
Sofia, L., Rosyida, A. H., Sholikhatin, N. H., Ariyanti, N. S., & Muhliansyah, M. (2017). Gelar Kebangsawanan Kesultanan Kutai Kartanegara Sebagai Status Sosial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(2), 1-8.
Singgih, D. G. 2006. Bunga Rampai Psikologi Perkembangan: Dari Anak Sampai Usia Lanjut. Jakarta: Gunung Mulia.