Hubungan Antara Motivasi Belajar Dan Kontrol Diri Dengan Prokrastinasi Dalam Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i3.4425

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan kontrol diri terhadap prokrastinasi dalam mengerjakan skripsi pada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek dalam penelitian sebanyak 100 mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan tiga skala yaitu skala prokrastinasi dalam mengerjakan skripsi, skala motivasi belajar dan skala kontrol diri dengan model skala Likert. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis non parametrik kendall dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for Windows. Hasil analisis pertama menunjukkan diketahui bahwa korelasi Kendall Tau antara variabel motivasi belajar (X1) dengan prokrastinasi (Y) adalah sebesar 0,130. Karena angka pada kolom  P adalah 0,063 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubungan  antara motivasi belajar terhadap prokrastinasi dalam menyelesaikan skripsi. Kemudian diketahui bahwa korelasi Kendall Tau antara variabel kontrol diri (X2) dengan prokrastinasi (Y) adalah sebesar 0,123. Karena angka pada kolom  P adalah 0,073 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubungan antara kontrol diri terhadap prokrastinasi dalam menyelesaikan skripsi.

References

Ackerman, D. S., & Gross, B. L. (2005). “My instructor made me do it: task characteristic of procrastination”. Journal of Marketing Education. Volume 27.

Adriansyah, M. A., & Rahmi, M. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(1), 1-16.

Alexander. (2007). Psycology In Learning and Instruction. Upper Saddle River.

Burka, J., & Yuen, L. (2008). Procrastination: Why You Do It, What to Do About It Now. Cambridge: Da Capo Press.

Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & Mc Cown, W. G. (1995). Procrastination and task Avoidance, Theory, Research and Treathment. New York: Plenum Press.

Ferrari, J. R., & Tice, D. M. (2000). Procrastination as a Self- Handicap for Men and Women: A Task Avoidance Strategy in a Laboratory Setting. Journal of Research in Personality. Volume 34, pages 73-83.

Kumala, N. (2013). Hubungan antara Orientasi Masa Depan dengan Prokrastinasi dalam Menyusun Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman Samarinda. Jurnal Psikologi. Tanggal akses: 1 Maret 2016.

Nashar. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran. Jakarta: Delia Press.

Pintrich, P. R. (2003). A motivational science perspective on the role of student

motivation in learning and teaching context. Journal of educational Psychology.

Rahayu, D., & Adriansyah, M. A. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(1), 1-11.

Solomon, L. J., & Rothblum, E. D. (1988). Procrastination Assessment Scale Students. Dalam M. Hersen & A.S Bellack (Eds.), Dictionary of behavioral Assessment Techniques. New York: Pergammon Press. Tanggal akses : 1 Januari 2016.

Solomon, dkk. (1984).Academic Procratination (Journal of Counceling Psychology). Volume 31. Tanggal akses: 5 Desember 2013

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Perkembangan. Edisi 11 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Prenada Media Group. Jakarta.

Solomon, L. J., & Rothblum, E. D. (1988). Procrastination Assessment Scale Students. Dalam M. Hersen & A.S Bellack (Eds.), Dictionary of behavioral Assessment Techniques. New York: Pergammon Press.

Downloads

Published

2017-09-22