Kebermaknaan Hidup dan Religiusitas Pada Mantan Narapidana Kasus Pembunuhan
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i3.4422Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan fase-fase kehidupan yang bermakna yang dilewati oleh mantan narapidana dan bagaimana religiusitas membuat mantan narapidana mencapai kebahagiaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden yang dikumpulkan dari penelitian ini menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai kehidupan yang bermakna nyata, semua subjek harus melalui beberapa fase. Mulai dari fase penderitaan, fase penerimaan diri, fase penemuan kebermaknaan hidup, fase realisasi makna, dan fase apresiasi kebermaknaan (kebahagiaan). Dalam proses mencapai kebahagiaan, religiusitas penting. Dapat dilihat bahwa religiusitas mempengaruhi kehidupan semua subjek (pemikiran dan perilaku).References
Adriansyah, M. A., & Rahmi, M. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(1), 1-16.
Adriansyah, M. A., & Hidayat, K. (2013). Pengaruh harga diri dan penalaran moral terhadap perilaku seksual remaja berpacaran. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(1), 1-9.
Adriansyah, M. A., Sultan, M., Sofia, L., & Oktavianti, B. (2014). Efektivitas Model Intervensi Penanggulangan Kebakaran Di Kota Samarinda. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(2), 72-88.
Adriansyah, M. A., Fahlevi, M. A., Dyah, R., & Hasthina, A. (2015). Sikap Pemilih Pemula Terhadap Calon Kepala Daerah Ditinjau Dari Karakteristik Sosial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 4(1), 17-45.
Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 4(2), 105-125.
Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif, Cognitive Behavior Therapy (CBT), Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD) terhadap Penurunan Kecemasan Karir pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 12(2), 41-50.
Adriansyah, M. A., Rama, T. A., Anggara, A., Kridani, M. S., & Afani, A. A. (2016). Pengaruh Pelatihan Meditasi dan Self Hypnosys Untuk Meningkatkan Empati. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 5(1), 29-38.
Adriansyah, M. A., Sofia, L., & Rifayanti, R. (2016). Pengaruh Pelatihan Pendidikan Lingkungan Hidup Terhadap Sikap Peduli Anak Akan Kelestarian Lingkungan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 5(2), 86-106.
Adriansyah, M. A., Munawarah, R., Aini, N., Purwati, P., & Muhliansyah, M. (2017). Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(1), 33-40.
Adynata, A. (2013). Jihad bunuh diri menurut hadis Nabi SAW. Jurnal Ushuluddin, 20(2), 199-211.
Amawidyati, S. A. G., & Utami, M. S. (2007). Religiusitas dan psychological well‐being pada korban gempa. Jurnal Psikologi, 34(2), 164-176.
Atkinson, R. C. (2005). Pengantar psikologi. Jakarta: Erlangga.
Bastaman, H. D. (1996). Meraih hidup bermakna: Kisah pribadi dengan pengalaman tragis. Paramadina.
Britton, K. 2009. Philosophy and the meaning of life. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Bukhori, B. (2012). Hubungan kebermaknaan hidup dan dukungan sosial keluarga dengan kesehatan mental narapidana (Studi kasus nara pidana Kota Semarang). Jurnal Ad-Din, 4(1), 1-19.
Candra, F. A. T. (2008). Hubungan antara Penerimaan Diri Remaja terhadap Penampilan Fisik dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal (Doctoral dissertation, UNiversitas MUhammadiyah Surakarta).
Chaplin, J. P. (2005). Kamus lengkap psikologi (kartono. terjemahan). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Dariyo, A. (2007). Psikologi perkembangan anak usia tiga tahun pertama. Jakarta: Refika Aditama.
Dianasari, I. (2008). Manajemen. Yogyakarta: Mitra Cendikia.
Emmons, R. A. & McCullough, M. E. (2004). The Psychology of gratitude. New York: Oxford University Press.
Frankl, E. V. (2003). Man’s search for meaning. Jakarta: Nuansa.
Fromm, E. (1995). Masyarakat yang sehat. Diterjemahkan oleh: Murtianto. Jakarta: Obor
Ghufron & Risnawita. (2011). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
Ginanjar, A. S. (2009). Pelangi diakhir Badai: Tips untuk Istri Bijak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Goble, F. G. (1970). The third force: The psychology of Abraham Maslow.
Gusef, Y. (2011). Adaptasi kehidupan social mantan narapidana dalam masyarakat. Padang Jurusan Sosiologi Universitas Andalas.
Hurlock, B. E. (2003). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Harsono, C. I. (1995). Sistem baru pembinaan narapidana. Djambatan.
Jabrohim. (2003). Tahajjud cinta, emha ainun najib: sebuah kajian sosiologi sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jalaluddin. (2002). Psikologi agama. Jakarta: Raja Grapindo Persada.
Jersild, A. T. (2005). The psychology of adolescens. New York: McMillan.
Kusuma, A. R., Adriansyah, M. A., & Prastika, N. D. (2013). Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(2), 100-116.
Kleden, P. B. (2007). Membongkar derita Teodice: sebuah kegelisahan filsafat dan teologi. Penerbit Ledalero.
Koeswara, F. (1992). Logoterapi: psikoterapi Viktor Frankl. Yogyakarta: Kanisius
Kristin, A. (2012). Analisis pengaruh faktor ekonomi dan religiusitas terhadap persepsi supervisor dan manager mengenai independensi dewan pengawas syari’ah. Conomica, (2), 2: 129-152.
Lusterman, D. (2010). Infidelity: A survival guide. USA: New Harbinger Publications.
Moeljatno. (2009). Membangun hukum pidana yang berlaku sesuai dengan tugasnya untuk turut menyelesaikan revolusi kita: segi hukum dan perbuatan yang menyebabkan matinya orang. Jakarta: Refika Aditama.
Moleong, J. Lexy, (2011), metode penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nashori, F. N., & Mucharram, R. R. D. (2002). Agenda psikologi islam. Pustaka Pelajar.
Passer, M. W., & Smith, R. E. (2004). Psychology: The science of mind and behavior. McGraw-Hill.
Priyatno, D. (2006). Sistem pelaksanaan pidana penjara di Indonesia. Refika Aditama.
Rahayu, D., & Adriansyah, M. A. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(1), 1-11.
Rahmena, A. 2002. Ali Sya’riati: Biografi Politik Intelektual Revolusioner. Jakarta: Erlangga.
Riwayati, A. (2010). Hubungan Kebermaknaan Hidup dengan penerimaan Diri pada Orang Tua yang Memasuki Masa Lansia. Skripsi (tidak diterbitkan). Malang: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Malang.
Santrock, J. W. (1995). Life-Span Development. Jakarta: Erlangga.
Schultz, D. (2015). Theories of personality. Diterjemahkan Oleh: Yustinus. Yogyakarta: Kanisius.
Suroso, K. (2008). Psikologi Islam: Solusi Islam atas Problem-problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijayanti, A., & Lailatushifah, S. N. F. (2012). Kebermaknaan Hidup dan Kecemasan terhadap Kematian pada Orang dengan Diabetes Melitus. Jurnal Insight, 10(1), 49-63.
Yasin, M. (2008). Analisis Dakwah terhadap Konsep Tawakal. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Walisongo.