Modal Psikologis dan Persepsi Akan Beban Kerja Terhadap Ketertarikan Kerja Menjadi Pegawai Negeri Sipil Pada Mahasiswa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i2.4368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal psikologis dan persepsi beban kerja terhadap minat kerja pada mahasiswa Fisipol Mulawarman Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan untuk mengetahui seberapa besar hubungan dan kemampuan prediksi kelima variabel independen terhadap variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini adalah 98 mahasiswa Universitas Mulawarman yang diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara modal psikologis dengan persepsi beban kerja terhadap minat bekerja dengan F = 0,818 R2 = 0,017, dan p = 0,445 (p <0,050). Kemudian dari analisis regresi langsung menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara modal psikologis terhadap minat kerja dengan beta = -0,051 t = -0,494 dan p = 0,622. Sedangkan persepsi beban kerja juga tidak berkorelasi dengan beta = 0.130, t = 1.253, dan p = 0.213.

References

Adriansyah, M. A., Fahlevi, M. A., Dyah, R., & Hasthina, A. (2015). Sikap Pemilih Pemula Terhadap Calon Kepala Daerah Ditinjau Dari Karakteristik Sosial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 4(1), 17-45.

Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif, Cognitive Behavior Therapy (CBT), Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD) terhadap Penurunan Kecemasan Karir pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 12(2), 41-50.

Baron, S., & Bryne, S. (2005). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands-Resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22, 309-328.

Djaali. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Froman, R. L. (2004). Using Multimedia In Classroom Presentation Pedagogical Innovations Task Force.

Ghufron, M. (2011). Teori-Teori Psikologi. Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Gopher, D., & Donchin, E. (1986). Handbook of Perception and Human Performance. University of South Dakota.

Grotberg, E. (2003). Resilience for Today: Gaining Strength from Adversity. Westport: Praeger Publisher.

Gunarso, S. (2008). Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: PT. BPS.

Harris, O. J., & Hartman, S. J. (2001). Organizational Behavior. Routledge: USA.

Luthans, F. (2007). Perilaku Organisasi, Edisi 10. Jakarta: Andi Offset.

Lysaght, R. J. (2010). Operator Workload Comperehensive Review and Evaluation of Operator Workload Methodologies. Technical Report 851 US. Army Research Institue Field Unit: USA.

Kreitner, R., & Kinicki, A. (2004). Organizational Behavior. Fifth Edition. New York: McGraw Hill.

Mappiare, A. (2009). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Meiyanto, S., & Sungkit, F, N. (2009). Pengaruh Job Enrichment terhadap Employee Enggagement melalui Psychologycal Meaningfulness sebagai mediator. Gadjah Mada Journal of Psychology. Vol 1. (01). 61-73.

O’Donnel, C. R & Eggmeier, F. T. (1986). Workload Assessment Methodology: Chapter 42. Handbook Perception and Human Performance II 1-49.

Paramita, M., & Ghofur, N. (2012). Pengaruh Pemantauan Diri Terhadap Alienasi Diri. Talentan Psikologi. Vol.1. No.1, pp 4-18.

Reber, A. S., & Emily, S. P. (2010). Kamus Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robbins, S. (2001). Perilaku Organisasi. Jakarta: Prenhalindo.

Santrock. (2012). Life Span Development. Jakarta: Erlangga.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Syah, M. (2005). Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Press.

Webster, M. (2008). Advance Learner’s English Dictionary. USA: Springfieldd Massachusetts.

Whitmore, D. A. (1987). Work Measurement 2nd Edition. Butterworth Hernemann. Ltd: UK.

Downloads

Published

2017-06-15