Regulasi Diri dalam Belajar (Self-Regulated Learning) Pada Remaja yang Kecanduan Game Online

Rolin Maulya Sani Effendi

Abstract


Penelitian mengenai regulasi diri dalam belajar (self regulated learning) pada remaja yang kecanduan game online bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi diri dalam belajar akibat kecanduan game online. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data secara kualitatif berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada penelitian ini, bahwa dari keempat subjek yang kecanduan game online, subjek FZ memiliki self regulated learning yang kurang  karena tidak memiliki jadwal belajar yang rutin, tidak memiliki target pada nilai akademik, memilih untuk bermain game online dibandingkan akademiknya dan salah satu faktor yang mempengaruhi adalah faktor keluarga. Ketiga subjek yaitu FK, AR, FH masih memiliki self regulated learning yang baik seperti memiliki target dan tujuan pada akademiknya, masih memiliki jadwal belajar walaupun tidak rutin, masih mampu mengurangi waktu bermain game online jika ada ulangan, akan tetapi waktu bermain game online masih lebih lama dari waktu belajar dan faktor lingkungan yang mendukung untuk bermain game online.

Full Text:

PDF

References


Adicondro, N., & Purnamasari, A. (2011). Efikasi diri, dukungan sosial keluarga dan self-regulated learning pada siswa kelas VIII. Universitas Ahmad Dahlan.

Adriansyah, M. A., Munawarah, R., Aini, N., Purwati, P., & Muhliansyah, M. (2017). Pendekatan Transpersonal Sebagai Tindakan Preventif “Domino Effect” Dari Gejala Fomo (Fear Of Missing Out) Pada Remaja Milenial. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(1), 33-40.

Adriansyah, M. A., & Rahmi, M. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(1), 1-16.

Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif, Cognitive Behavior Therapy (CBT), Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD) terhadap Penurunan Kecemasan Karir pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 12(2), 41-50.

Badudu, J. S., & Zain, S. M. (2001). Kamus Bahasa Indonesia Umum. Cetak ke-4 Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Doolittle, P. E., Hicks, D., Triplett, C. F., Nichols, W. D., & Young, C. A. (2006). Reciprocal teaching for reading comprehension in higher education: A strategy for fostering the deeper understanding of texts. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education, 17(2), 106-118.

Haagsma, M. (2008). Gaming behavior among dutch males: prevalence and risk factors for addiction (Master's thesis, University of Twente).

Rahayu, D., & Adriansyah, M. A. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(1), 1-11.

RAHMADINA, A. (2014). Hubungan Antara Kecanduan Game Online dengan Keterampilan Sosial Pada Remaja (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Ramadani, M. I. F., Setyawan, S., & Kom, M. I. (2018). Penarikan Diri dalam Game Online (Studi Deskriptif Kualitatif Withdrawal Gamer Mobile Legends Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS 2014).

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Savira, F., & Suharsono, Y. (2013). Self-Regulated Learning (SRL) dengan Prokrastnasi Akademik pada Siswa Akselerasi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(1), 66-75.

Torrano Montalvo, F., & González Torres, M. (2004). Self-regulated learning: Current and future directions.

Woolfolk, A. E., Hoy, A. W., Hughes, M., & Walkup, V. (2007). Psychology in education. Pearson Education.

Wulandari, R. (2018). Hubungan Antara Harga Diri Dan Kecanduan Internet dengan Nomophobia Pada Remaja (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Young, K. S. (1996). Internet Addiction: The Emergence of a New Clinical Disorder Paper Presented at the 104th Annual Meeting of the American Psychological Association.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i2.4362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexing by :

         

 

________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ________________________________________

PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id