Pengaruh Sikap Kerja dan Peran Pengawas Terhadap Perilaku Keselamatan
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i2.4357Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap kerja dan peran pengawas terhadap perilaku keselamatan karyawan PT BUMA site KJA Kab. Paser. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 109 karyawan yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala perilaku keselamatan, sikap kerja, dan peran pengawas. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for windows. Hasil penelitian dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh positif dan signifikan sikap kerja terhadap perilaku keselamatan karyawan dengan koefisien beta (β) = 0.496, serta nilai t hitung > t tabel (5.965 > 1.982 dan nilai p = 0.000 (p < 0.05); (2) ada pengaruh positif dan signifikan peran pengawas terhadap perilaku keselamatan karyawan dengan koefisien beta (β) = 0.182, serta nilai t hitung > t tabel (2.186 > 1.982) dan nilai p = 0.031 (p < 0.05); (3) ada pengaruh nyata dan signifikan sikap kerja dan peran pengawas terhadap perilaku keselamatan karyawan dengan nilai f hitung > f tabel (26.301 > 3.08) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kontribusi pengaruh (R2) sikap kerja dan peran pengawas terhadap perilaku keselamatan karyawan adalah sebesar 33.2 persen.References
Adriansyah, M. A., Sultan, M., Sofia, L., & Oktavianti, B. (2014). Efektivitas Model Intervensi Penanggulangan Kebakaran Di Kota Samarinda. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(2), 72-88.
Agiviana, A. P., & DJASTUTI, I. (2015). Analisis Pengaruh Persepsi, Sikap, Pengetahuan dan Tempat Kerja terhadap Perilaku Keselamatan Karyawan (Studi pada Perusahaan PT MuliaGlass Container Division) (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Bangun, W. (2012). Manajemen sumber daya manusia.
Bicard, S. C., Bicard, D. F., & the IRIS Center. (2012). Defining Behavior. Diunduh pada tanggal 15 Januari 2016 pukul 15.27 WITA dari http://iris.peabody.vanderbilt.edu/case_studies/ICS-015.pdf
Careernews. (2014). Ikut Career Talk bersama PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), Yuk! Free! Diakses pada tanggal 26 Januari 2017 pukul 15.33 WITA dari www.careernews.id/event/view/2692-Ikut-Career-Talk- Bersama-PT-Bukit-Makmur-Mandiri-Utama-BUMA-Yuk-FREE
Christina, W. Y., Djakfar, L., & Thoyib, A. (2012). Pengaruh Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja proyek konstruksi. Rekayasa Sipil, 6(1), 83-95.
Halimah, S. (2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku aman karyawan di PT SIM Plant Tambun II tahun 2010.
Ingtyas, W. S., & Hadi, C. (2015). Hubungan Model Tuntutan Kerja-Sumber Daya Kerja dengan Perilaku Keselamatan Kerja. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 4(2), 284-290.
Kaswan. (2015). Sikap kerja: Dari teori dan implementasi sampai bukti. Alfabeta: Bandung.
Misch, M. (2015). Safety Leadership: The Supervisor’s Role. Safety First, 44-45.
Myers, D. G. (2012). Psikologi Sosial edisi 10 buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2009). Perilaku Organisasi Edisi 12 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Soekanto, S., & Soemarjan, S. (1969). Sosiologi: suatu pengantar. Jajasan Penerbit Universitas Indonesia.
Sudjana, I. B. (2005). Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555.K/26/M.PE/1995. Diunduh pada tanggal 26 Januari 2017 pukul 16.48 dari http://distamben.papuabaratprov.go.id>keputusan-menteri-555-mpe- 1995
Wirawan. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia: Teori, Psikologi, Hukum Ketenagakerjaan, Aplikasi dan Penelitian: Aplikasi dalam Organisasi Bisnis, Pemerintahan dan Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.