Hubungan Kemandirian dengan Strategi Coping Pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i4.4243Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan independensi dengan strategi coping pada siswa SMK 05 Samarinda. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 80 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu strategi mengatasi kecurangan skala, dan independensi dengan model skala Likert. Data dianalisis dengan korelasi momen produk dan model secara bertahap diisi dengan bantuan program Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) 20.0 untuk Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan sangat signifikan antara kemandirian dengan strategi coping siswa SMK 05 Samarinda dengan r = 0,858 dan p = 0,000. Kemudian hasil korelasi parsial diperoleh hasil hubungan yang sangat signifikan hanya antara aspek emosional dengan variabel independen dengan nilai r = 1.000 dan p = 0.000. Kemudian pada aspek perilaku menunjukkan nilai r = 0,523 dan p = 0,000 <0,05 yang berarti ada hubungan yang tidak signifikan antara aspek perilaku dengan variabel independen. Kemudian aspek nilai menunjukkan nilai r = 0,267 dan p = 0,035 <0,05 artinya ada hubungan yang signifikan antara rendah dan nilai variabel aspek independensi.References
Adriansyah, M. A., & Hidayat, K. (2013). Pengaruh harga diri dan penalaran moral terhadap perilaku seksual remaja berpacaran. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(1), 1-9.
Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif, Cognitive Behavior Therapy (CBT), Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan (MHMMD) terhadap Penurunan Kecemasan Karir pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 12(2), 41-50.
Adriansyah, M. A., Rahayu, D., & Prastika, N. D. (2015). Pengaruh Terapi Berpikir Positif dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 4(2), 105-125.
Adriansyah, M. A., & Rahmi, M. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Moralitas Remaja Awal. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(1), 1-16.
Ali, M. (2007). Penelitian pendidikan prosedur dan strategi. Jakarta: Balai Pustaka
Ali, Mohammad dan Mohammad Asrosi. (2005). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Askara
Arikunto, Suharsini. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Jakarta: Rieneka Cipta
Azwar, Saifudin. (2004). Reliabilitas dan Validitas.Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Baron & Byrne. (2004). Psikologi Sosial Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Carver, C.S. dan Smith, J.C. (2010). Personality and Coping: Annual Review Psychology. Miami: University of Miami
Clercq, L, D., Smet, B. (2005). Psikologi Kesehatan: Suatu Pendahuluan. Committee, http://www.uncg.edu:80/ericcas2/assessment/html
Depdikbud. (1999). Petunjuk Pelaksanaan Proses belajar Mengajar, Jakarta: Balai Pustaka
Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: CV Pustaka Setia
Folkman, and Lazarus. (1984). Stress Appraisal and Coping. New York: Springer Publishing Company
Kusuma, A. R., Adriansyah, M. A., & Prastika, N. D. (2013). Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(2), 100-116.
Rahayu, D., & Adriansyah, M. A. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 3(1), 1-11.