Perbedaan Kemandirian Anak Usia Dini Ditinjau Dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i4.4230Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian anak usia dini dalam hal ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan subjek dalam penelitian ini melibatkan 100 dari 4-6 tahun yang dibesarkan oleh ibu yang bekerja atau ibu yang tidak bekerja, masing-masing terdiri dari 50 anak yang dibesarkan oleh ibu yang bekerja dan 50 anak yang dibesarkan oleh ibu yang tidak bekerja. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kemandirian anak usia dini, sedangkan analisis data menggunakan metode Independent Sample t-Test. Hasil statistik adalah rata-rata 180,76 untuk ibu yang bekerja dan 168,56 untuk ibu yang tidak bekerja. Independent Sample t-Test menunjukkan t hitung> t tabel (4,224>1,666) dan nilai p (0,000 <0,05). Dengan demikian, H0 ditolak. Kesimpulannya, ada perbedaan signifikan dalam kemandirian anak usia dini dalam hal ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja di Kecamatan Samarinda Kota.References
Adriansyah, M. A., & Rahayu, D. (2014). Hubungan Antara Kemandirian dan Gaya Belajar Dengan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Mahasiswa. Jurnal psikostudia, 3(1), 1-11.
Alwisol. (2004). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.
Apisah, M. (2008). Hubungan antara status pekerjaan ibu dan tingkat kemandirian anak usia prasekolah di desa prapag kecamatan losari kabupaten brebes. Jurnal Keperawatan, 2(1), 16-23.
Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Arowana, A. (2016). Calon Mahasiswa Diantar Orangtua, Bukti Turunnya Kemandirian.
Ali, M., & Asrori, M. (2004). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik.
Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Choirunnisa, A. (2013). Peran Ibu Dalam Pembentukan Kepribadian Anak Sholeh Menurut Konsep Islam. Skripsi. Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Erickson, EH. (1963). Childhood & Society Edisi Kedua. New York: Norton.
Hurlock, E.B. (1978). Child Development, Sixth Edition. New York: Mc. Graw Hill, Inc.
Komalasari, K. (2011). Pembelajaran Kontekstual. Bandung: PT. Refika.
Aditama. Mansur. (2007). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mu’tadin, Z. (2002). Pengantar pendidikan dan ilmu perilaku kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset.
Permendiknas Nomor 58 tahun (2009) Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Depdiknas.
Puryanti, I. (2013). Hubungan kelekatan anak pada ibu dengan kemandirian di sekolah (Studi pada TK Hj. Isriati Baiturrahman I Kota Semarang Tahun 2012) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).
Rahaju E. E., Dkk. (2012). Motivasi Wanita Bekerja dan Pengaruhnya Terhadap Kontribusi Pendapatan Keluarga. Jurnal Ekomaks,1(2).
Santrock, J. W. (2002). Life span development: Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga, 31.
Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Anak Usia Dini. Yogyakarta: PEDAGOGIA.
Widyasari, K. A., & Fridari, I. G. A. D. (2013). Dinamika Kontrol Diri pada Ibu Bekerja yang Menjalani Latihan Yoga. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1).
Wiyani, N. A. (2013). Bina karakter anak usia dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Yamin, S., & Sanan, J. S. (2013). Panduan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Gaung Persada (GP) Press.