Peranan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kesiapan Bersekolah Anak Memasuki Sekolah Dasar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i3.4092

Abstract

Penelitian mengenai kesiapan bersekolah anak memasuki sekolah dasar dan pola asuh orang tua ini untuk mengetahui gambaran kesiapan anak dalam memasuki sekolah dasar dan peran pola asuh orang tua terhadap kesiapan anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan ciri-ciri kesiapan bersekolah anak memasuki sekolah dasar yang dikemumukakan oleh Nugraha dan dimensi pola asuh orang tua yang dikemumukakan oleh Baumrid (dalam Sigelman). Responden diambil berdasarkan teknik sampling (purposive sampling). Metode pengumpulan data adalah metode wawancara mendalam dan observasi dengan tujuan subjek (7 ibu dan 7 anak). Hasil penelitian menunjukkan dari ke 7 subjek 5 diantaranya memiliki kesaipan yang baik untuk memasuki sekolah dasar. Pada anak, A memiliki kesiapan yang baik, terlihat dari perkembangan motorik kasar, halus, sosial, emosional maupun kognitif. Pada anak, N telah memiliki kesiapan dalam motorik kasar maupun halus, dalam kognitif berkembang dengan baik, namun dalam sosial dan emosional anak masih dalam tahap perkembangan. Pada anak, NA terlihat berkembang dengan baik dalam motorik kasar, halus, kognitif mampu memahami pembelajaran yang di terima oleh anak. Pada anak, GA berkembang dengan baik dalam sistem motorik kasar maupun halus. Y Sedangkan pada anak R dan U memiliki kesiapan yang kurang dikarenakan dalam kognitif anak masih sulit untuk memahami pembelajaran yang diterima oleh anak.

References

Arikunto, S. 2011. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2003. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bergenson, T. (2005). Student Readiness for Kindergarten. Washington: State Superintendent of Public Instruction.

Casmini. 2007. Emotional Parenting. Yogyakarta: Pilar Media.

Chaplin, J.P. (2006). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Cresswell, John W. 2011. Qualitative Inquiry and Research Design: Chosing Among Five Traditions. London: Sage Publications.

Daharnis. 2012. Kerangka Materi Asessment dalam BK. UNP Dalyono. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunarsa, Dr Singgih D. 2002, Psikologi Perkembangan, PT BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Hamalik, Oemar, (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasbullah. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Herdiansyah, Haris. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Humanika.

Iswantini.H. 2002. Hubungan antara Pola Asuh Otoriter dengan Locus of Control. Surakarta.

Moleong, 2005. Metodologi Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja RosdakaryaOffset, Bandung.

Narbuko, C dan Achmadi, A. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Nugraha, Ali, dkk. (2008). Krikulum dan Bahan Belajar. Jakarta: Universitas terbuka.

Papalia, Diane, Old, S. W., Feldman, R. D. (2008). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Petranto, Ira. (2006). Rasa Percaya Diri Anak Adalah Pantulan Pola Asuh Orang Tuanya. Diakses pada 30 November 2015 dari www:http://dwpptrijenewa.isuisse.com

Poerwandari, E. Kristi. 1998. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Gramedia.

Prasetya, G. 2006. Smart Parenting. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Rahmadiana (2004) Mengkomunikasikan Moral Pada Anak. Jakarta: PT Elex Komputindo.

Santrock, J.W. 2002. Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup (edisi kelima). Jakarta: Erlangga.

Sigelman, C. K., & Rider, E. A. (2003). Life-Span Human Development, Fourth Edition. USA: Thomson Wadsworth.

Singgih D. Gunarsa, (2008) Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, PT. BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Soekanto, Soerjono. (2004). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Stevani Eli Sabeth / Wheny (2015). Diakses pada tanggal 13 November 2015 dari: http://sinarharapan.com.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sulistyaningsih, W. (2005). Kesiapan Bersekolah Ditinjau dari Jenis Pendidikan Pra Sekolah dan Tingkat Pendidikan Orang Tua. Medan.

Syamsul Yusuf. (2011). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tri Marsiyanti dan Farida Harahap. (2000). Psikologi Keluarga. Yogyakarta: FIP UNY.

Thompson, June. (2003). Pedoman Merawat Balita. Jakarta: Erlangga.

Wahyuning, Wiwit. 2003. Mengenalkan moral kepada anak. Jakarta: IKAPI. www.kemdiknas.go.id

Yulia Singgih D Gunarso. 2004. Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: Gunung Mulia.

Yusnawati. 2007. Kesiapan Anak. Yogyakarta: FT UNY.

Zulkifli L, (2011). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2016-09-30

How to Cite

Peranan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kesiapan Bersekolah Anak Memasuki Sekolah Dasar. (2016). Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(3). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i3.4092