Hubungan Kecerdasan Emosi Dengan Kecanduan Game Online Pada Siswa-Siswi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i2.4004

Abstract

Penelitian ini didistribusikan oleh fenomena tingginya tingkat bermain game online di kalangan siswa terutama siswa yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama secara tidak langsung akan mempengaruhi kecerdasan emosional siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan kecanduan game online pada siswa di SMP YPS (Yayasan Pendidikan Samarinda). Penelitian ini terdiri dari dua variabel: variabel dependen khusus yang kecanduan game online dan variabel independen, kecerdasan emosional. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di SMP YPS (Yayasan Pendidikan Samarinda. Ada 56 sampel siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecanduan game online pada siswa di SMP YPS (Yayasan Pendidikan Samarinda) dengan nilai r = -0.170, dan p = 0,210.

References

Amini, S. (2012). Hubungan Perilaku Kecanduan Game Online dengan Prestasi Belajar Siswa di SMP N 4 Padang. Skripsi. Padang: Fakultas Keperawatan, Universitas Andalas Padang.

Casmini. (2007). Emotional Parenting. Yogyakarta: Pilar Media.

Nikmah, L. F. (2015). Hubungan antara kecanduan game online dengan motivasi belajar pada siswa laki-laki kelas VII SMPN 13 Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Goleman, D. (2002). Working with Emotional Intelligence (terjemahan) Jakarta: PT.

Goleman, D. (2005). Working with emotional intelligence: kecerdasan emosi untuk mencapai puncak prestasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Griffiths, M. D., Davies, M. N., & Chappell, D. (2004). Demographic factors and playing variables in online computer gaming. CyberPsychology & behavior, 7(4), 479-487.

Gottman, J., & DeClaire, J. (2001). Kiat-kiat membesarkan anak yang memiliki kecerdasan emosional. Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama.

Kusuma, A. R., Adriansyah, M. A., & Prastika, N. D. (2013). Pengaruh Daya Juang, Kecerdasan Emosional, dan Modal Sosial Terhadap Organizational Citizenship Behavior Dengan Persepsi Keadilan Organisasi Sebagai Variabel Moderasi. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 2(2), 100-116.

Kusumadewi, S., Fauzijah, A., Khoiruddin, A. A., Wahid, F., Setiawan, M. A., & Rahayu, N. W. (2009). Informatika kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Prastika, N. D., & Noor, A. (2012). Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Adversitas Dengan Stres Kerja Pada Karyawan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(2), 127-147.

Rini, A. (2011). Menanggulangi kecanduan game online pada anak. Jakarta: Pustaka Mina, 28.

Rollings, A., & Adams, E. (2003). Andrew Rollings and Ernest Adams on game design. New Riders.

Santrock, J. W. (2002). Life span development: Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga, 31.

Schneiders, A. A. (1955). Personal adjustment and mental health.

Shalihat, N. A. (2013). HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA MAHASISWA PEMAIN GAME ONLINE DI KOTA BANDUNG (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Suryabrata, S. (2005). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Suryabrata S. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Susanto, E. H. (2010). Komunikasi Manusia Esensi dan Aplikasi Dalam Dinamika Sosial Ekonomi Politik. Karya Ilmiah Dosen, 1-6.

WIDARTI, I. (2010). Hubungan Antara Kontrol Diri dan Kecanduan Game Online pada Remaja di Malang. SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi-Fakultas Ilmu Pendidikan UM.

Young, K. S. (1996). Internet Addiction: The Emergence of a New Clinical Disorder Paper Presented at the 104th Annual Meeting of the American Psychological Association.

Young, C. A. (2006). Reciprocal Teaching for Reading Comprehension in Higher Education: A Strategy for Fostering the Deeper Understanding of Texts. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education, 17(2), 106-118.

Downloads

Published

2016-06-30