Hubungan Budaya Organisasi Dengan Perilaku Kontraproduktif Pada Pegawai

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i2.4002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan perilaku kontraproduktif karyawan Badan Pertanahan Nasional Tingkat II Samarinda. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, variabel dependen dan variabel independen perilaku kontraproduktif dari budaya organisasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala perilaku kontraproduktif dan skala budaya organisasi. Sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai dan Pegawai Negeri Sipil di Badan Pertanahan Nasional Tingkat II Samarinda menggunakan metode total sampling yang berjumlah 80 teknik analisis data karyawan yang digunakan adalah analisis product moment. Hasil ini menunjukkan ada hubungan antara budaya organisasi dengan perilaku kontraproduktif dengan perilaku kontraproduktif dengan nilai korelasi = 0,679 dan p = 0,000.

References

Anderson, N., Ones, D. S., Sinangil, H. K., & Viswesvaran, C. (Eds.). (2001). Handbook of industrial, work & organizational psychology: Volume 1: Personnel psychology. Sage.

Aquino, K., Lewis, M. U., & Bradfield, M. (1999). Justice constructs, negative affectivity, and employee deviance: A proposed model and empirical test. Journal of Organizational Behavior, 20(7), 1073-1091.

Cushway, B., & Lodge, D. (2000). Organisational Behaviour and Design, Perilaku dan Desain Organisasi. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Effendi, A. (2009). Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang Efektif. Bandung: Lembaga Adminitrasi Negara.

Gruys, M. L., & Sackett, P. R. (2003). Investigating the dimensionality of counterproductive work behavior. International journal of selection and assessment, 11(1), 30-42.

Kusasi, M. (2012). Pengaruh Budaya Organisasi, Efikasi Diri, dan Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kaltim. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(2), 102-117.

Levy, S., & Ritti, R. R. (2003). Instructor Manual for The Ropes to Skip and Ropes to Know.

Meliala, A. (1998). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Mahasiswa Terhadap Korupsi (Doctoral dissertation, Tesis. Jakarta: Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia).

Robbins Stephen, P. (2002). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Penerbit Erlangga, Jakarta (Edisi Kelima).

Rotundo, M. (2009). Conduct performance appraisals to improve individual and firm performance. Handbook of principles of organizational behavior, 85.

Schein, E. H. (1992). Organizational Culture and Leadership Jossey-Bass inc. Publishers. San Francisco, CA.

Siagian, S. P. (2001). Filsafat Administrasi, Edisi Revisi cetakan kelima, Jakarta, Bumi Aksara.

Suara Karya. (2013). www.suarakarya.id.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.

Downloads

Published

2016-06-30