Peran Dukungan Sosial Terhadap Kesepian Istri yang Menjalani Hubungan Pernikahan Jarak Jauh (Long Distance Marriage)
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v2i4.3668Abstract
Penelitian mengenai kesepian dan dukungan sosial ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap kesepian pada istri yang menjalani hubungan pernikahan jarak jauh (long distance marriage). Kesepian merupakan perasaan tidak menyenangkan karena memiliki hubungan yang sedikit dan tidak memuaskan serta adanya ketidaksesuaian antara hubungan sosial yang diharapkan dengan hubungan sosial pada kenyataan akibat terhambat atau berkurangnya hubungan sosial yang dimiliki individu. Dukungan sosial adalah hubungan antar individu yang bersifat membantu memberikan dorongan dan mempunyai nilai berkualitas yang diperoleh dari individu lain dan biasanya berhubungan dengan fungsi-fungsi yang diberikan kepada orang lain yang sedang mengalami masalah.Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan subjek penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan tiga subjek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga subjek memiliki rasa kesepian dan bentuk dukungan sosial yang berbeda-beda. Pada subjek pertama RK, dukungan sosial yang diberikan dapat diterima sesuai dengan kebutuhan maka kesepian yang dialami tidak terlalu dirasakan. RK tidak terlalu merasa kesepian meskipun hanya mendapatkan dua bentuk dukungan sosial yaitu bentuk dukungan emosional dan dukungan instrumental berupa jasa. Subjek kedua EK, dukungan sosial yang diberikan dapat diterima sesuai dengan kebutuhan maka kesepian yang dialami tidak terlalu dirasakan. EK mendapatkan empat bentuk dukungan sosial yaitu dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental berupa jasa, dan dukungan informatif. Subjke ketiga YL, dukungan sosial yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan maka kesepian yang dialami masih sangat dirasakan. YL merasa dukungan penghargaan dan dukungan instrumental berupa jasa tidak sesuai dengan kebutuhan dan harapannya.References
Baron, R. A., Byrne, D. (2005). Psikologi sosial Jilid 2 Edisi ke-10 (terjemahan Ratna Djuwita). Jakarta: Erlangga
Brehm, S. S. (2002). Intimate relationship. New York: Mc.Graw-Hill, Inc.
Burns, D. D. (2008), Mengapa kesepian: Program baru yang telah diuji secara klinis untuk mengatasi kesepian (terjemahan Anton Soe-tomo). Jakarta: Erlangga.
Deaux, K., Wrightsman, L. S., & Dane, F. C. (1993). Social Psychology in the'90s (5th Ed). California: Thomson Brooks/Cole.
Dykstra, P. A. (1995). Loneliness among the never and formerly married: The importance of supportive friendships and a desire for independence. The Journals of Gerontology Series B: Psychological Sciences and Social Sciences, 50 (5), S321-S329.
Gierveld, J. D. J., & Tilburg, T. V. (2006). A 6 item scale for overall, emotional, and social loneli-ness: Confirmatory tests on survey data. Re-search on aging, 28 (5), 582-598.
Goble, F. G. (2010). Mazhab ketiga, psikologi humanistik Abraham Maslow. Yogyakarta: Kanisius.
Graham, B. (2005). Kesepian: bagaimana cara menyembuhkannya? sukses dan prestasi: rahasia pembaharuan diri. 04, 11-17.
Hawari, D. (2006). Perkawinan dan problematikanya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Marini, L. (2008). Gambaran kepuasan pernikahan istri pada pasangan commuter marriage. Jurnal Psikologi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial (Jilid 1 Edisi Ke-10). Jakarta: Salemba Humanika.
Olson, D. H., DeFrain, J., & Skogrand, L. (2011). Marriages and families: intimacy, diversity, and strengths (7th Ed.). New York: McGraw-Hill.
Rachmawati, D., & Mastuti, E. (2013). Perbedaan tingkat kepuasan perkawinan ditinjau dari tingkat penyesuaian perkawinan pada istri brigif 1 marinir TNI–AL yang menjalani long distance marriage. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 2 (01), 1-8.
Sarafino dan Smith, E. P., & Smith, T, W. (2011). Health psychology: biopsychosocial interactions (7th edition). USA: John Wiley & Sons, Inc.
Sarason, I., & Sarason, B. R. (2007). Social support theory research and aplication. Boston: Springer
Sears, D. O., Freedman, J. L., & Peplau, L. A. (2005). Psikologi sosial edisi Kelima (terjemahan Michael Ardiyanto dan Savitri Soekrisno). Jakarta: Erlangga.
Smet, B. (2004). Psikologi kesehatan. Jakarta: PT Grasindo.