Hubungan Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Cempaka RSUD AW Sjahranie Samarinda

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i4.3522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan faksi pasien perawat. Sampel adalah pasien rawat inap di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 75 orang. File penelitian ini dikumpulkan oleh skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan Pasien dengan model skala Likert.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan sangat signifikan antara komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan r = 0,694 dan p = 0,000. Kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara aspek komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan faksi pasien perawat. Sampel adalah pasien rawat inap di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 75 orang. File penelitian ini dikumpulkan oleh skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan Pasien dengan model skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan sangat signifikan antara komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan r = 0,694 dan p = 0,000. Kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara aspek komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.


References

DeVito, J. A. (1997). Interpersonal communication. New York: Longman Inc.

Effendy, O. U. (2008). Dinamika komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Guilford, J. P. (1956). The structure of intellect. Psychological bulletin, 53 (4), 267.

Haliman, A. (2012). Cerdas Memilih Rumah Sakit. Yogyakarta: Anda.

Imbalo S, P. (2007). Mutu Pelayanan Keperawatan. Jakarta: EGC.

Leonardi, M. A., Lumenta, C. B., Stölzle, A., & Müller Höcker, J. (1998). Unusual clinical presentation of a meningeal melanocytoma with seizures: case report and review of the literature. Acta neurochirurgica, 140 (6), 621-628.

Muhammad, A. (2002). Komunikasi Organisasi (Cetakan kelima). Jakarta: Bumi Aksara.

Mundakir. (2006). Komunikasi Keperawatan Aplikasi dalam Pelayanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rakhmat, J. (1985). Metode Penelitian Komunikasi, Cetakan kedua. Bandung: PT. Remadja Karya.

Sarwono, S. (2004). Sosiologi Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Syafruddin, D., Asih, P., Dewi, R. M., Coutrier, F., Rozy, I. E., Susanti, A. I., & Rogers, W. O. (2009). Seasonal prevalence of malaria in West Sumba district, Indonesia. Malaria journal, 8 (1), 8.

Tjiptono, F. (2008). Service Management Mewujudkan Layanan Prima. Yogyakarta: Andi offset.

Vaughans, B. (2011). Keperawatan Dasar. Yogyakarta: Rapha publishing.

Downloads

Published

2013-10-17

How to Cite

Hubungan Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Cempaka RSUD AW Sjahranie Samarinda. (2013). Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(4). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i4.3522