Peranan Daya Tarik Fisik Terhadap Perasaan Cinta Pada Lelaki yang Memiliki Wanita Dengan Tunanetra
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i4.3521Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran daya tarik fisik terhadap perasaan cinta pada pria yang memiliki istri buta. Daya tarik fisik adalah kombinasi karakteristik yang dievaluasi sebagai cantik atau tampan di bagian tubuh yang paling ekstrem dan tidak menarik bagian yang lain. Perasaan cinta adalah perasaan kasih sayang yang kuat terhadap seseorang yang dicintai dan bersedia melakukan apa pun demi orang yang dicintai. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 3 orang, yaitu laki-laki yang memiliki istri buta di bawah 40 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan bola salju. Data diambil dengan teknik wawancara mendalam menggunakan variabel indikator daya tarik fisik dan perasaan cinta. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah daya tarik fisik memiliki peran penting bagi pria untuk mencintai pasangannya meski dalam kondisi buta. Maka perasaan cinta itulah yang mendasari mereka untuk saling menjaga dan menjaga hubungan rumah tangga mereka dengan berbagai cara, seperti menjaga komunikasi, meminimalkan masalah dalam rumah tangga, memelihara saling pengertian dan saling percaya di antara mereka, dan saling menerima satu sama lain kondisi serta membangun komitmen bersamaReferences
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Baron, R.A. & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial. Edisi kesepuluh (Jilid 2). Jakarta: Erlangga.
Dariyo, B. (2008). Psikologi perkembangan dewasa muda. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
Diana, K. L. A. (1995). Love and commitment in close relationship (Doctoral dissertation). Texas Tech University.
Dion, K. L., & Dion, K. K. (1973). Correlates of romantic love. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 41 (1), 51.
Drever, J. (1986). Kamus Psikologi (terjemaha Nancy Simanjuntak). Jakarta: Bina Aksara.
Patton, M. Q. (2002). Qualitative Reasearch & Evoluation methods (3nded) USA: Sage Pub-lications
Poerwandari, E. K. (2007). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia. LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan Remaja. Edisi 6 (terjemahan Shinto B. Adelar & Sherly Saragih). Jakarta: Erlangga.
Sears, D. O., Freedman, J. L., & Peplau, L. A. (1994). Psikologi sosial jilid 2 (terjemahan Michael Adriyanto). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Stenberg, D. (1998). A firmament in the midst of the waters: Dimensions of love in The English Patient. Literature/Film Quarterly, 26 (4), 255.