Kecerdasan Emosi dan Kecemasan Menghadapi Pensiun pada PNS
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i3.3331Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kecerdasan emosional dan kecemasan untuk menghadapi pensiun pada pegawai negeri sipil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Analisis terdiri dari kode hubungan, kode situasi, dan kode strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga subjek mengalami kecemasan menghadapi masa pensiun. Namun subjek mampu mengenali emosi, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain dan membangun hubungan dengan lingkungan sosial, mereka akan dapat menghindari atau mengendalikan kecemasan yang dialamiReferences
Bogdan, B., & Biklen, S. K. B. (2006). Pengantar Studi Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Goleman, D. (1999). Emotional Intelligence. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan Istiwidayanti). Jakarta: Erlangga.
Kartono, K. (2000). Hygiene Mental, Bandung: Mandar Maju
Maramis, W. E. (2005). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa, Surabaya: Universitas Airlangga Pers.
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (2005). Psikologi abnormal. Jakarta: Erlangga.
Papalia, W. (2008). Psikologi Perkembangan, Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Prastika, N. D., & Noor, A. (2012). Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Adversitas Dengan Stres Kerja Pada Karyawan. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 1(2), 127-147.
Santrock, J. W. (2002). Perkembangan Masa Hidup (Edisi ke-5). Jakarta: Erlangga
Triatmodjo, S. (1983). Hukum Kepegawaian Mengenai Kedudukan Hak dan Kewajiban Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Umar. (2007) Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Widjaja, A. W. (2006). Administrasi Kepegawaian. Jakarta: Rajawali Pers.