Hubungan Antara Orientasi Masa Depan dengan Prokrastinasi dalam Menyusun Skripsi pada Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i3.3328Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara orientasi masa depan dan prokrastinasi pada mahasiswa terhadap penulisan skripsi di fakultas sosial dan politik di Universitas Mulawarman, Samarinda. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, variabel dependen yaitu Prokrastinasi dan variabel independen. Orientasi Masa Depan. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala orientasi masa depan dan skala prokrastinasi. Sampel penelitian ini terdiri dari 111 mahasiswa ilmu sosial dan fakultas politik di Universitas Mulawarman di Samarinda melalui metode accidental sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Ada hubungan yang rendah dan negatif antara orientasi masa depan dan prokrastinasi dengan r = -0,318 dan p = 0,001References
Ackerman, D. S., & Gross, B. L. (2005). My in-structor made me do it: task characteristic of procrastination. Journal of Marketing Educa-tion. 27 (1), 5-13
Bandura, A. (1986). Social Foundation Thought and Action a Social Cognitive and Theory. New Jersey: Prentice Hall Inc.
Bruno, F. J. (1988). Stop Procrastinating (terjema-han AR. H. Sitanggang). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Burka, J. B., & Yuen, L. M. (2007). Procrastina-tion: Why you do it, what to do about it now. USA: Perseus Book Group.
Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & McCown, W. G. (1995). Procrastination and task avoidance: Theory, research, and treatment. Germany: Springer Science & Business Media.
Ghufron, M. N., & Risnawati, R. S. (2010). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Hadikusumo, H. H. (1995). Metode Pembuatan Skripsi Ilmu Hukum. Bandung: CV. Mandiri Maju
Hurlock, E. B. (1994). Adolescent development. To-kyo: McGraw-Hill, Kogakusha, Ltd.
Juriana, J. (2000). Kesesuaian antara konsep diri nyata dan ideal dengan kemampuan mana-jemen diri pada mahasiswa pelaku organisasi. Psikologika, 9, 65-76.
Kaltim Post. Unmul Sumbang “Kerugian” Rp.77 M untuk 4.287 Mahasiswa Tak Aktif Perkulia-han. Terbit tanggal 21 Desember 2012
Lazarus, R. S. (1976). Patterns of Adjusment. To-kyo: McGraw Hill
Mönks, F. J., Knoers, A. M. P., & Haditono, S. R. (2006). Psikologi perkembangan: pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: UGM Press.
Nurmi, J. E. (1989). Adolescent’s Orientation to the Future: Development of Interest and Plans, and related Atributions and Effect in the Life-Span Context. Helsinki. The Finish Society of Science and Letters.
Pattisina, E. C., Febriane, S., & Ivvaty, S. (2005). Jual Beli Gelar, Bentuk dari Neofeodalisme. Diakses dari Kompas Minggu, 11 September 2005.
Saroni, M. (2008). Perlunya Pengawasan Terhadap Masa Depan. Diakses dari http://www.kompas.com
Solomon, L. J., & Rothblum, E. D. (1984). Academ-ic procrastination: Frequency and cognitive-behavioral correlates. Journal of counseling psychology, 31 (4), 503-511.
Steel, P. (2007). The nature of procrastination: a meta-analytic and theoretical review of quin-tessential self-regulatory failure. Psychologi-cal Bulletin. 133 (1), 65-94.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta
Surijah, E. A., & Tjundjing, S. (2007). Mahasiswa versus tugas: Prokrastinasi akademik dan concientiousness. Anima, Indonesian Psycho-logical Journal, 22 (4), 352-374.
Trommsdorff, G. (1983). Future orientation and so-cialization. International Journal of Psychol-ogy, 18 (1-4), 381-406.
Tuckman, B. W. (1991). The development and con-current validity of the procrastination scale. Educational and psychological measurement, 51 (2), 473-480.
Tuckman, B. W. (2002). Academic Procrastinators: Their Rationalizations and Web-Course Per-formance. Diakses dari http://all.succescenter-ohio- state.edu/references/procrastinator_APA_paper.htm.
Widharyanto, B. (2001). Kecenderungan Penulisan Skripsi di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Sanata Dharma dan Proses Pengembangannya. Universitas Sanata Dhar-ma, Yogyakarta.